Postingan

Menampilkan postingan dengan label motivasi rumah tangga

Perubahan Besar Bernama Ijab Kabul

 @ Cecep Asmadiredja   “ Dan di antara tanda-tanda (Kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasang-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenferung dan merasa tenteram kepadanya; dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir ”. (QS Ar Ruum: 21) Ayat diatas, Allah Subhanahu wata'ala gambarkan dengan rangkaian ayat tentang tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta ini, seperti keajaiban penciptaan manusia, tegaknya langit tanpa tiang penyangga, terhamparnya bumi yang sangat luas, gemuruh halilintar yang menggelegar, dan jatuhnya air hujan. Penciptaan alam semesta beserta isinya, bumi dengan segala yang ada di atasnya, samudera yang luas, gunung yang menjulang tinggi, hutan rimba belantara. Diedarkannya matahari, bulan dan bintang serta turunnya hujan, tumbuhnya pepohonan, dan lainnya, itu semua Allah  Subhanahu wata'ala  ciptakan untuk kebahagia...

19 Tahun Perjalanan Cinta

Gambar
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT. Hari ini, Selasa 14 April 2015 adalah milad pernikahan saya dan istri, tepat 19 tahun kami bersama, mengarungi bahtera rumah tangga dengan semua nikmat yang kami rasakan Tidak terasa pergantian tahun berjalan begitu cepat. Kami bersyukur kepada Allah SWT, diberikan rezeki, nikmat sehat dan kebahagiaan dalam keluarga. Aamiin ya mujibassailin . Ya Allah, Kami bersyukur kepadaMu... Yang telah memanjangkan jodoh kami... Kekalkan nikmat-Mu ini pada kami... Jadikanlah kami berdua, suami isteri di dunia dan di akhirat... Ya Allah, Limpahkanlah rasa cinta kepada kami... Cukupkanlah permohonan kami dengan ridhaMu... Jadikanlah kami suami dan istri yang saling mencintai di kala berdekatan... Saling menjaga kehormatan dikala berjauhan... Saling menghibur dikala berduka... Saling mengingatkan dikala berbahagia... Saling mendoakan dalam kebaikan dan ketakwaan... Saling menyempurnakan dalam beribadah kepadaMu... Ya Allah, Sempurnaka...

Ada Tidaknya Anak Dalam Kehidupan Berumah Tangga

Gambar
Bagaimana jika di dalam kehidupan berumah tangga, tidak mempunyai anak atau keturunan? Hal ini tentu saja akan menimbulkan keresahan yang sangat beralasan, karena kehadiran anak (bagi sebagian masyarakat) seperti merupakan suatu keharusan dan kebanggaan dalam keluarga. Terkadang pasangan suami istri (pasutri) merasa sia-sia bekerja keras jika tidak ada keturunan dalam rumah tangga. Berbagai upaya pun akan ditempuh untuk mendapatkan anak. Namun, Allah SWT berfirman di dalam Alqur’an surat As Syura ayat 49-50: “ Kepunyaan Allah lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki ”. (QS As-Syura (42): 49) “ Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia dikehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa ”. (QS As-Syura (42): 50) Bi...

Keluarga Sakinah

Keluarga sakinah adalah keluarga yang tenang, damai, tentram dan memuaskan hati. Untuk mewujudkan hal tersebut kita harus melalui beberapa proses. Dengan niat yang ikhlas dan berkomitmen untuk berjuang bersama yang penuh pertimbangan dan persiapan yang matang serta dilandasi oleh rasa cinta, kasih sayang sehingga tercipta suasana keharmonisan dan terjadilah komunikasi yang baik di antara anggota keluarga, tetangga dan masyarakat luas. Proses dalam membentuk keluaraga sakinah (mawaddah dan warahmah) adalah dengan mengikuti apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Hal itu dimulai dari niat yang kuat, cara memilih pasangan suami atau istri, prosesi pernikahan dan contoh Rasulullah SAW dalam membina rumah tangga supaya tetap dalam keseimbangan yang penuh cinta dan kebahagian. Harapannya adalah agar kita semua thau bahwa keluarga sakinah yang selama ini kita kenal adalah sifat dan sikap yang harus senantiasa dimunculkan dalam setiap aspek kehidupan kita dalam berkeluarga. ...

Menuju Pernikahan SAMARA

Gambar
Pernikahan adalah ibadah. Karena pernikahan tidak hanya sekedar upacara sakral untuk mengumumkan kepada masyarakat dan tetangga mengenai status dua orang insan yang baru melaksanakan pernikahan. Karena itu, penting sekali bahwa sejak dari niat menikah harus selalu meletakkan peristiwa ini sebagai wujud pelaksanaan ketaatan kepada Allah SWT dan RasulNya. Karena di dalam pernikahan ada sebuah amanah, yang langsung datang dari Allah dan RasulNya. Kuatkanlah di dalam hati, sejak dari awal untuk menjaga amanah ini hingga akhir hayat nanti. Hal ini menjadi sangat penting dalam proses kehidupan berumah tangga selanjutnya. Karena dengan menempatkan niat dan tekad itu, semoga Allah SWT selalu berkenan hadir dalam kehidupan kita selanjutnya, baik dikala senang maupun disaat duka. Alquran mengajarkan kepada kita semua, dengan melalui pernikahan akan terwujud suasana kasih sayang, Sakinah Mawaddah Warahmah (SAMARA), sebuah kebahagiaan, oase surgawi di dunia. Dan keluarga adalah sebuah wah...

18 Tahun Pernikahan

Gambar
Hanya satu kata yang bisa saya ungkapkan yaitu rasa syukur. Wujud syukur atas karunia nikmat berlimpah dari Allah SWT, tanpa terasa 18 tahun sudah usia pernikahan. 14 April punya makna istimewa bagiku. Tepatnya 14 April 1996 saya menikah dengan seorang akhwat muslimah asal Gombong, Kebumen, Jawa Tengah bernama Tarwiyah (biasa dipanggil Awi). Kami sama-sama kuliah di kampus STMIK Budi Luhur (sekarang Universitas Budi Luhur) tahun masuk 1991. Sama-sama mengambil jurusan Manajemen Informatika, istriku D-3 dan saya S-1. Lucunya, walaupun satu kampus, dan satu kegiatan di Rohis, namun kami tidak saling mengenal satu sama lain. Jaim nih, hehehe. Singkat cerita, kawan satu pengajian saya, pak Sobar yang memperkenalkan saya dengan istri lewat foto dan biodata, lalu proses berjalan demikian cepat kurang lebih dua puluh satu hari, sejak ta’aruf (perkenalan) pada hari Minggu, 24 Maret 1996 dilanjut proses khitbah (melamar), empat hari kemudian. Hingga melangsungkan pernikahan pada hari Mi...

Mahar, Memberi dengan Penuh Keikhlasan

Gambar
“ Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan (keikhlasan). Kemudian, jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin) itu dengan senang hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati ”. (QS An-Nisa: 4) Salah satu bentuk pemuliaan Islam kepada seorang wanita adalah pemberian maskawin atau mahar saat menikahinya. Mahar adalah harta yang diberikan pihak calon suami kepada calon istrinya untuk dimiliki sebagai penghalal hubungan mereka. Di zaman jahiliyah dulu, seorang wanita tidak memiliki hak untuk dimiliki, sehingga urusan mahar sangat bergantung kepada walinya. Walinya itulah yang kemudian menentukan mahar, menerimanya dan juga membelanjakannya untuk dirinya sendiri. Sedangkan pengantin wanita tidak punya hak sedikitpun atas mahar itu dan tidak bisa membelanjakannya. Maka datanglah Islam menyelesaikan permasalahan ini dan melepaskan beban serta mewajibkan untuk memberikan mahar ke...

Mendamba Rumah Tangga SAMARA

Gambar
Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap masalah rumah tangga, agar rumah tangga itu kokoh dan diliputi rasa cinta, ketenangan, kasih sayang dan rahmat. “ Dan di antara tanda-tanda (kebesarannya)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir ”. (QS Ar-Rum: 21). Dari sinilah setiap pasangan suami istri harus ada rasa saling membutuhkan dan saling melengkapi, serta saling mengerti keadaan pasangannya. “ Dialah yang menciptakanmu dari jiwa yang satu (Adam) dan daripadanya Dia menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, (istrinya) mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian ketika dia merasa berat, keduanya (suami istri) memohon kepada Allah, Tuhan mereka (se...

Memiliki Rumah Tangga Yang Harmonis

Gambar
Memiliki rumah tangga yang harmonis, dambaan setiap pasang suami istri atau disebut Pasutri. Karena di dalam keluarga yang harmonis akan tercipta ketentraman dan kedamaian. Namun, untuk menciptakan suasana yang harmonis tersebut diperlukan usaha dan perjuangan maksimal. Karena membina rumah tangga tidak semudah membalik telapak tangan. Ada banyak faktor yang membuat suatu keluarga atau rumah tangga menjadi harmonis. Saling pengertian antara pasangan, juga saling memahami kekurangan dan kelebihan yang dimiliki adalah kunci sukses dalam sebuah keluarga untuk menjadi harmonis. Bukan sebaliknya, pasangan suami istri saling mengungkit kekurangan dan kejelekan masing-masing. Karena hal tersebut justru akan membahayakan keutuhan bahtera rumah tangga. Di samping saling adanya pengertian dan pemahaman antara kedua belah pihak, juga yang tak kalah pentingnya adalah adanya saling keterbukaan dalam segala hal seperti komunikasi yang lancar, masalah keuangan, usaha, bahkan sampai urusan y...

Dua Insan Berbeda, Bersatu dalam Mahligai Pernikahan

Gambar
Dalam sebuah pernikahan, dua insan yang berbeda latar belakang, ego, sifat, dan lainnya Allah SWT satukan dalam ikatan cinta. Terkadang, dalam perjalanan kehidupan berumah tangga, seringkali terjadi perbedaan-perbedaan kecil yang muncul menjadi pemicu terjadinya perselisihan antara keduanya. Salah satu, misalnya, terlalu mengedepankan pandangannya sendiri ( ego pribadi yang dituruti) dan menganggap pandangan pasangannya tidak ada apa-apanya (merasa dia yang bisa dan benar). Terlihat satu contoh. Walaupun ini merupakan hal kecil, namun jika ini rutin terjadi, maka akan terjadi hal yang besar. Istri yang tidak suka jika suaminya menaruh handuk di tempat tidur, namun suami tak pernah peduli dan menganggap hal itu biasa saja dan bukan hal yang besar. Jika dilihat sepintas saja, masalah ini tampaknya memang kecil, namun jika kekecewaan dan kebencian dibiarkan terus berlarut-larut, maka hal ini akan menjadi “bom waktu” yang siap meledak menuju pintu perceraian. Setiap pasangan sua...

Menikah adalah pembuka dari pintu-pintu rizki

“ Dan nikahkanlah orang-orang yang masih sedirian diantara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui ". (QS An Nuur: 32) Ayat di atas menganjurkan kepada umat Islam untuk menikah. Allah SWT menegaskan bahwa menikah bukan sebagai penyebab sebuah kemiskinan. Menikah adalah pembuka dari pintu-pintu rizki. Ia membawa berkah dan rahmah dari Allah SWT. Dengan menikah, Allah SWT akan menambah rizki dan karuniaNya kepada hambanya yang yakin terhadap ayat-ayat Allah. Islam telah menjadikan ikatan pernikahan yang sah berdasarkan AlQuran dan As-Sunnah sebagai satu-satunya sarana untuk memenuhi tuntutan naluri manusia yang sangat asasi, dan sarana untuk membina keluarga yang Islami. Anas bin Malik r.a berkata: “ Telah bersabda Rasulullah SAW: Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi sep...

Keluargaku adalah Beranda Surga Bagiku

Gambar
Rasa kasih dan sayang sangat lekat dalam diri kita. Rasa inilah yang mewarnai kehidupan berumahtangga bersama istri, suami, anak, dan orang-orang yang kita cintai dalam keluarga. Rasa yang menjelma dalam warna-warna indah itu terhimpun menjadi keinginan yang membuncah. Keinginan untuk membangun surga dalam keluarga sehingga kebahagiaan mengisi setiap jenak perjalanan hidup kita. Setiap keluarga mendambakan sebuah ketenangan. Di dalamnya, penuh jalinan cinta dan kasih sayang dalam membangun mahligai kebahagiaan. Dan kebahagiaan yang hakiki adalah ketika kita dapat meraih surga di akhirat nanti. Hal itu menuntut kita untuk mampu menjadikan seluruh lingkungan, termasuk rumah keluarga menjadi taman-taman atau beranda surga duniawi yang mampu menghantarkan semua keluarga kita menuju taman-taman surga ukhrawi. Baiti Jannati, rumahku laksana surga bagiku. Begitulah ungkapan yang terlontar dari lisan Rasulullah SAW. Keberhasilan Rasulullah SAW patut menjadi tauladan bagi setiap umatnya...

Perempuan Berperan Membangun Kemandirian Keluarga

Orang tua bagi anak, tentunya harus banyak melindungi sekaligus mengayomi, membimbing sekaligus mendidik bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, tidak salah disebutkan bila orang tua, terutama ibu, merupakan pendidik pertama dan utama anak-anak dalam keluarga. Wajar jika seorang perempuan (ibu) dalam setiap keluarga memiliki peran strategis. Pasalnya, selain harus mampu menjaga keseimbangan dalam berbagai interaksi hubungan komunikasi dalam keluarga, seorang perempuan juga harus dapat mengatur kehidupan keluarga agar mendapatkan kesejahteraan lahir dan batin bagi keluarganya. Perempuan adalah rumah dari segala harapan. Kedudukan, peranan, nilai, serta citra seorang perempuan dapat memberikan sesuatu yang utama dalam kemandirian keluarga. Seorang perempuan juga sebagai pendidik pemula, dan pandu kehidupan dunia dalam sejarah hidup dan kehidupan manusia. Perjuangan, pengorbanan dan pengabdian seorang perempuan sangat tulus dan tanpa pamrih. Terkadang kemandirian seorang perempuan, san...

Membangun Rumah Tangga

Gambar
Membangun rumah tangga tidaklah seperti membangun rumah mewah atau gedung bertingkat. Menyusun batu bata di atas batu-bata lainnya. Tidak juga seperti membuat sebuah taman, merangkai bunga di samping bunga. Apalagi seperti menghimpun binatang dalam satu kandang, satu jantan sepuluh betina. Tidak. Tidak seperti itu maksudnya. Membangun rumah tangga itu harus dimulai dengan pernikahan antara seorang pria dan seorang wanita dengan beberapa syarat, antara lain yang selalu harus dipahami dan dihayati. Pertama , berkaitan dengan ijab kabul, serah terima pernikahan. Ijab kabul itu pada hakikatnya adalah sebuah ikrar untuk hidup bersama, se- iya se- kata dalam mewujudkan sakinah atau ketentraman dengan menjalankan segala tuntutan dan kewajiban. Saling wasiat mewasiatilah tentang suami dan istri untuk berbuat baik, juga saling komunikasi diantara keduanya. Sepasang suami istri harus menerimanya atas dasar amanah Allah SWT, dan menjadi halal hubungan seksual itu atas dasar kalimat A...

Berpasang-Pasangan

Sahabat, sejak kecil hingga memasuki gerbang kehidupan berumah tangga, kita menjadi amanah di tangan orangtua kita masing-masing. Kita semua dibesarkan, dididik, disekolahkan dan seterusnya hingga sekarang ini. Kita semua diantarkannya memasuki pintu gerbang pernikahan. Kasih sayang orangtua kepada kita semua ternyata melebihi kasih sayang mereka kepada diri mereka sendiri. Jika saatnya tiba memasuki gerbang pernikahan, tibalah giliran mereka, para orangtua kita menyerahkan amanah itu kepada kita dan pasangan (yang akhirnya menjadi suami istri). Mengapa setiap mahluk yang Allah ciptakan melakukan perkawinan (pernikahan)? Para ahli menjelaskan, karena ada sesuatu dalam diri setiap mahluk yang tidak kecil peranannya dalam wujud ini. Sesuatu itu adalah naluri yang melahirkan dorongan seksual. Sepasang burung berkicau dan bercumbu sambil merangkai sarangnya. Bunga yang bermekaran dengan indahnya merayu burung dan lebah agar mengantarkan benihnya ke bunga yang lain, supaya dibuahi. B...

Berjuang Membangun Rumah Tangga Terbaik

Seharusnya kita selalu bersyukur kepada Allah SWT yang telah menciptakan untuk kita, dari jenis kita sendiri, pasangan kita, jodoh-jodoh agar kita condong tenteram kepada mereka dan menjadikan cinta dan kasih sayang di antara kita. Pernikahan merupakan salah satu sunnah Rasul SAW dan merupakan anjuran agama. Pernikahan yang disebut dalam AlQuran sebagai perjanjian agung, bukanlah sekedar upacara dalam rangka mengikuti tradisi, bukan pula semata-mata sebagai sarana mendapatkan keturunan, apalagi hanya sebagai penyaluran ‘libido seksualitas’ atau pelampiasan nafsu syahwat belaka. Penikahan adalah amanah dan tanggungjawab. Pernikahan adalah surga bagi pasangan yang bertanggungjawab dan melaksanakan amanah. Masing-masing dari pasangan, yaitu suami-isteri memikul tanggung jawab bagi keberhasilan pernikahan mereka untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Apabila masing-masing lebih memperhatikan dan melaksanakan kewajibannya terhadap pasangannya daripada menuntut haknya saja, maka insya All...

Pernikahan Bukan Sekedar Formalitas

Maha Suci Allah yang telah menciptakan manusia berpasang-pasangan satu dengan yang lainnya, menyatukan keduanya dalam takwa, serta menumbuhkan darinya rasa tenteram dan kasih sayang. Islam sebagai ajaran yang sesuai dengan fitrah, telah mensyari'atkan adanya pernikahan bagi setiap manusia. Dengan pernikahan seseorang dapat memenuhi kebutuhan fitrah kemanusiaannya dengan cara yang benar sebagai suami isteri, lebih jauh lagi mereka akan memperoleh pahala disebabkan telah melaksanakan amal ibadah yang sesuai dengan syari'at Allah SWT. Pernikahan dalam pandangan Islam, tidak hanya sekedar formalisasi hubungan suami isteri, pergantian status, serta upaya pemenuhan kebutuhan fitrah manusia. Pernikahan tidak hanya sekedar upacara sakral yang merupakan bagian dari daur kehidupan manusia. Pernikahan merupakan ibadah yang disyari'atkan oleh Allah SWT melalui Rasul-Nya, maka tidak diragukan lagi pernikahan adalah bukti ketundukan seseorang kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah tida...

Keharmonisan Hidup Rumah Tangga

Keharmonisan hidup berumah tangga adalah salah satu faktor utama dalam membina sesebuah masyarakat yang baik dan terhormat. Rumah tangga yang baik dan harmoni ini sukar diperoleh tanpa adanya kerjasama serta saling hormat menghormati antara suami isteri serta anggota keluarga lainnya. Suami harus berkelakuan baik dan berakhlak mulia dalam mengendalikan rumah tangganya. Selain itu, ia juga harus senantiasa memperlihatkan contoh-contoh yang baik dalam pergaulan supaya ia mudah diteladani oleh isteri dan anak-anaknya. Tidak sewajarnya, di dalam rumah tangga, para suami bertindak keras, apalagi bengis hanya karena untuk mengarahkan itu dan ini, serta mau semuanya tersedia untuknya tanpa memikirkan suasana rumah tangga yang memerlukan kasih sayang, kerjasama dan saling bantu membantu. Dalam kehidupan berumah tangga, Rasulullah Saw telah memberikan sekaligus memperlihatkan suri teladan yang baik yang dapat diikuti oleh seorang suami dalam membina rumah tangganya. Sebagai seorang suami...

Pernikahan adalah Ibadah

Gambar
Pernikahan adalah ibadah. Pernikahan tidak hanya sebuah upacara untuk mengumumkan kepada publik mengenai status pasangan pengantin baru. Peristiwa pernikahan sebagai wujud pelaksanaan ketaatan kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. AlQuran mengajarkan kepada kita semua bahwa melalui pernikahan seharusnya terwujud suasana kasih sayang, sebuah kebahagiaan, sebuah oase surgawi di dunia. Keluarga adalah sebuah wahana untuk mewujudkan kebahagiaan bukan yang lain atau sebaliknya. Berkeluarga adalah sebuah komitmen untuk mewujudkan kebahagiaan. Sungguh tidak mudah mendefinisikan kebahagiaan namun jelas bahwa ia berlawanan dengan kekecewaan, kesedihan, kegelisahan, kelesuan, kegaluan dan sejenisnya. Dalam kehidupan berkeluarga, salah satu benteng terkuat untuk menjaga kebahagiaan dari rongrongan itu adalah kemaafan. Bukalah pintu kemaafan selebar-lebarnya dan selama-lamanya dari pasangan, karena ia akan mencegah masuknya kemarahan, awal dari intervensi Iblis dalam menghancurkan ...

Aku Cinta Keluargaku

Gambar
Tidak ada rumah yang sebaik rumah “KELUARGA”. Inilah tempat dimana saya lahir, besar, dididik, kerja keras dan pantang menyerah, selalu diajarkan. Banyak hal menarik yang diajarkan disini. Kebersamaan, canda tawa dan keikhlasan yang sangat terasa disini. Kebersamaan yang aku tak pernah lupakan adalah dimana setiap hari besar Islam kami berkumpul, bercanda ria dan penuh kebersamaan. Hidup saya dan saudara-saudara memang tidak bisa lepas dari masa lalu yang membentuk pribadi kami semua, anak-anaknya. Ibu, Bapak (alm), kakak, dan adik-adik yang lain, juga para teman dan sahabat menjadi sangat berharga di kehidupanku. Begitu menarik dan sangat luar biasa yang telah Ibu dan Bapak (alm) ku lakukan saat kecil hingga sekarang. Menuntut ilmu dasar, menengah pertama dan atas hingga di bangku kuliah, untuk kehidupanku dimasa yang datang. Restu dan doa, rumah “KELUARGA” semoga selalu dan akan terus menyertaiku. Aku rindu pada kalian semua. Semoga selalu menjadi keluarga Sakinah, Mawaddah...