Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 30, 2013

Semua Ingin Calon Pasangan Hidup yang Ideal

Gambar
Siapa yang tidak menginginkan pasangan hidup yang dapat menjadi teman dalam suka dan duka. Bersama dengannya untuk membangun rumah tangga yang bahagia, hingga menapaki usia senja, bahkan menjadi pasangan di akhirat kelak. Tentu saja kita tidak ingin mahligai rumah tangga yang sudah dibangun dan berjalan sekian tahun bersama pasangan yang menjadi pilihan kita kandas di tengah perjalanan yang berujung kepada perceraian. Tentu saja hal itu akan akan sangat menyakitkan, menimbulkan luka mendalam yang mungkin sangat sulit disembuhkan. Baik luka bagi pasangan maupun bagi buah hati yang mungkin sudah ada. Karena itu dalam menentukan kriteria calon pasangan, maka Islam memberikan dua hal. Pertama, sisi yang terkait dengan agama, nasab, harta maupun kecantikan. Kedua , terkait dengan ‘ keinginan ’ pribadi, seperti masalah suku, status sosial, corak pemikiran, kepribadian, serta hal-hal yang terkait dengan masalah fisik termasuk masalah kesehatan dan seterusnya. Pertama , adalah hal ...

Sebuah awal yang positif

Berikan energi hidup kita setiap hari dengan rasa syukur. Ketika kita bangun, sebelum melakukan hal lainnya, berhenti dan hitung apa yang akan dikerjakan. Kemudian temukan sesuatu yang istimewa tiap hari yang kita bisa bersyukur. Cara yang bagus untuk mendapatkan hal itu setiap hari harus dimulai dengan catatan positif, dan buatlah perbedaan yang besar sepanjang hari. Aktif melatih rasa syukur secara teratur akan membuat kita berhubungan dengan yang terbaik dari kemungkinan yang ada. Dan hal ini akan memungkinkan kita untuk melihat peluang dan memanfaatkan sumber daya yang mungkin telah tersembunyi atau dilupakan. Mempertahankan sikap syukur, akan membuat kita tetap terhubung kepada hal-hal yang bernilai dalam hidup. Jadi, dalam arti yang sangat nyata maka akan menambah nilai setiap hari. Ada banyak hal yang baik dalam hidup kita. Masuk akal untuk sepenuhnya menghargai dan menikmatinya. Ketika kita melakukannya, maka hal-hal positif itu akan tumbuh lebih kuat. Mulailah seti...

Bahagia Dunia Akhirat dengan Peduli Yatim dan Orang Miskin

Gambar
Islam mengajarkan nilai-nilai yang dapat membuat manusia hidup bahagia baik di dunia maupun akhirat. Tidak ada nilai-nilai kebaikan untuk kehidupan manusia, kecuali Islam telah menyuruhnya. Juga tidak aka nada hal yang dapat menimbulkan keburukan kecuali Islam juga telah mencegahnya. Salah satu cara yang diajarkan Islam agar dapat meraih kebahagiaan adalah dengan kepedulian kepada anak yatim dan kurang mampu. Allah SWT tidak segan untuk mencela sekelompok manusia yang tidak mau peduli terhadap anak-anak yatim, dengan sebutan mendustakan agama (QS Al Ma’un: 1-2). Dan Allah SWT juga mencela mereka-mereka yang menghalangi orang untuk berbagi dan menolongnya. Allah SWT melarang keras untuk berlaku sewenang-wenang apalagi menghardik anak yatim (QS Ad Dhuha: 8-9). Allah SWT menghardik orang kafir yang tidak mau memuliakan anak yatim, dan tidak mau menghimbau orang lain untuk memberi makan orang miskin (QS Al Fajr: 17-18). Allah SWT melarang memakan harta anak yatim secara zalim. Ha...