Sandi-Sandi Cinta, Kala Cinta Menyapa
Susah, memang susah. Rasanya jika kita menguraikan makna cinta, ia memiliki banyak makna tergantung siapa yang menerjemahkannya. Tidak cukup mulut mengatakan makna-maknanya, pun kertas tak muat untuk menuliskannya, dan siapa pun tak kan usang membicarakan makna cinta. Ya, begitulah cinta . Ia sebagai bahasa jiwa, jadi biarlah sang jiwa yang mengurai maknanya menjadi tulisan atau kata. Kala cinta menyapa, tidak salah kita pun balik menyapa. Itu adalah fitrah yang telah Allah berikan kepada setiap manusia. Tapi semoga kita sapa ia dengan cara yang tepat. Jangan sampai cinta sebagai fitrah menjadi badai yang seketika menjatuhkan kita pada fitnah dari fitrahnya. Kala cinta menyapa, saking senangnya kadang ia membuat hati berdegup-degup, jantung meloncat-loncat, raut muka sumringah bahagia, seolah si dia membisikan syair-syair yang menyihir benak dan rasa. Maka jangan heran ketika ada rekan kita senyum-senyum girang saat saling sapa, atau berpapasan dengan si dia. Karena memang begitula...