Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 3, 2013

Cukup Sering

Ketekunan adalah benar-benar cukup sederhana dan sangat kuat. Jika kita tidak bisa melakukannya dengan benar untuk pertama kali, maka lihatlah hal itu bukan sebagai sebuah kegagalan, tetapi sebagai kesempatan tertunda bagi upaya yang lebih tepat dan berpengalaman lainnya. Respon terbaik untuk hasil yang mengecewakan adalah dengan upaya lebih besar dan kuat lagi. Rasakan kekecewaan, dan biarkan membuat kita lebih ditentukan, dan kemudian bergerak cepat kepada keadaan yang sangat efektif untuk mengambil tindakan terbaik. Lakukan apa pun yang harus dilakukan, kemudian lakukan lagi dan lagi, dan lagi. Bahkan tindakan terkecil sekalipun dapat memiliki dampak yang sangat besar ketika cukup sering diulang-ulang dan dilakukan. Tetapi bagaimana kita bisa mendapatkan kembali sebuah motivasi, ketika kita baru saja terjatuh? Kita cukup melakukannya dengan mengingatkan diri sendiri itu jelas pilihan terbaik, dan kemudian membuat pilihan untuk bertindak dalam kepentingan terbaik kita sendiri....

Perempuan Berperan Membangun Kemandirian Keluarga

Orang tua bagi anak, tentunya harus banyak melindungi sekaligus mengayomi, membimbing sekaligus mendidik bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, tidak salah disebutkan bila orang tua, terutama ibu, merupakan pendidik pertama dan utama anak-anak dalam keluarga. Wajar jika seorang perempuan (ibu) dalam setiap keluarga memiliki peran strategis. Pasalnya, selain harus mampu menjaga keseimbangan dalam berbagai interaksi hubungan komunikasi dalam keluarga, seorang perempuan juga harus dapat mengatur kehidupan keluarga agar mendapatkan kesejahteraan lahir dan batin bagi keluarganya. Perempuan adalah rumah dari segala harapan. Kedudukan, peranan, nilai, serta citra seorang perempuan dapat memberikan sesuatu yang utama dalam kemandirian keluarga. Seorang perempuan juga sebagai pendidik pemula, dan pandu kehidupan dunia dalam sejarah hidup dan kehidupan manusia. Perjuangan, pengorbanan dan pengabdian seorang perempuan sangat tulus dan tanpa pamrih. Terkadang kemandirian seorang perempuan, san...