Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 6, 2014

Adu Nyali dengan Body Rafting di Green Canyon (habis)

Gambar
Setelah pengarahan diberikan oleh pemandu kepada rombongan, tepat di Guha Bau ada jeram dengan arus sedikit kuat di tengahnya, ada batu karang stalagtit sebagai pijakan, selanjutnya kami satu persatu diminta untuk terjun menceburkan diri. Satu, dua, tiga, byuuuurrrrrrr. Subhanallah, airnya yang jernih dan terasa segar di kulit sudah cukup rasanya membayar lelah di perjalanan dan trekking menuju tempat ini. Selanjutnya, diantar berenang oleh 6 orang pemandu dari "GUHA BAU Body Rafting", masing-masing; kang Nana P, kang Acum (Ceong), kang Aan, kang Yana, kang Tete dan kang Irfan untuk menyusuri derasnya arus sungai Cijulang. Petualangan pun dimulai. Sepanjang perjalanan, para peserta disuguhi pemandangan yang sangat memukau dan memanjakan mata. Masih terbayang rasanya keindahan tebing tebing yang mengapit sungai di kanan kiri kami. Sungguh, ciptaan Allah SWT tidak akan pernah pudar untuk dinikmati. Sembari terus menelusuri aliran sungai, saya terus merekam jejak ...

Sekilas Tentang Body Rafting (3)

Gambar
Body rafting adalah salah satu kegiatan yang dapat dilakukan ketika berpetualang atau berkunjung ke Green Canyon, yaitu dengan menceburkan atau menghanyutkan diri di air. Air Sungai yang mengalir menuju goa green canyon begitu jernih, beriam, dan berarus agak deras tentu saja sangat mendukung aktivitas ini. Tak seperti kegiatan rafting pada umumnya yang menggunakan perahu karet dan alat dayung, maka dalam kegiatan body rafting ini justru kita mengandalkan kemampuan tubuh sebagai pengganti perahu untuk berenang sekaligus mengapung mengikuti arus, dan sesekali di selingi dengan berjalan di pinggiran untuk menghindari jeram atau bagian yang berbahaya. Lalu pertanyaan selanjutnya, bagaimana jika tidak bisa berenang? Tenang saja, body Rafting ternyata cukup aman, selama kita mengikuti prosedur keamanan yang baik dan benar, yaitu memakai pelampung dan helm, juga instruksi yang diberikan pemandu. Pemandu wisata juga akan melatih kita sebelum benar-benar body rafting sekian kilomete...

Bersiap Menuju Body Rafting Green Canyon (2)

Gambar
Setelah rombongan yang ikut sebanyak 18 orang ( Cecep Y Pramana, Winarto, Dwi Heryanto, Asep, Rudi Lesmana, Dian Parikesit, M. Musa, Daniel Hasmy, Daru Prihutomo, Tulus Wijihono, Zainal Arifin, Sukijan, Dwi Yusuf, bang Juhri, Enties, Yudi Iswara, Asep Habib dan Lisman Kartono . Sedangkan yang berhalangan untuk ikut body rafting adalah Heri Triatmoko, Puji Wirawan dan Saipul Hidayat ) semuanya ganti baju. Selanjutnya panitia dari GUHA BAU Body Rafting meminta kami untuk mencari dan mengenakan perlengkapan untuk body rafting dari mulai life vest (jaket pelampung), coral shoe (sepatu khusus untuk berjalan di batu karang) dan helm. Melihat sepatu sandal yang warna warni kayak sepatu ninja, banyak kawan yang berkelakar dan melucu dengan sepatu sandal tersebut. Selanjutnya, kami semua diminta untuk memakai baju pelampung yang ada bantalan di kepalanya, dan juga pakai helm. Persiapan pun selesai termasuk saya yang cukup lama mencari pelampung yang ukuran jumbo alias besar dan muat di...

Perjalanan Menuju Green Canyon, Pangandaran (1)

Gambar
Selalu saja ada cerita, pengalaman dan kisah menarik yang dialami mereka yang berangkat untuk berlibur menikmati indahnya alam ciptaan Allah SWT. Salah satu ciptaan Allah SWT yang sangat menarik perhatian saya dan kawan-kawan adalah dengan beradu nyali melalui kegiatan body rafting di Green Canyon, Pangandaran, Jawa Barat. Tidak perlu jauh-jauh untuk merasakan wisata yang menantang, seru, memacu adrenalin namun memiliki pemandangan yang indah luar biasa. Objek wisata di Green Canyon atau Cukang Taneuh ini menawarkan keindahan berupa dinding bebatuan yang ditutupi lumut yang dapat dinikmatinya dengan menyusuri sungai melalui kegiatan body rafting atau menggunakan perahu Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, pada hari Sabtu tanggal 29 November 2014 lalu, berkesempatan melakukan perjalanan menuju Green Canyon di Pangandaran bersama kawan-kawan lainnya, yaitu Winarto, Dwi Heryanto, Asep, Rudi Lesmana, Dian Parikesit, Heri Triatmoko, M. Musa, Daniel Hasmy, Daru Prihutomo, Tulus Wi...

Sikap Kita

Adalah dunia yang penuh dengan kemungkinan positif dan kesempatan yang menarik, atau ia penuh dengan keputusasaan dan kekecewaan? Sebenarnya, itu semua tergantung pada sikap kita. Kita dapat memilih jenis cahaya yang bersinar hidup. Sikap positif adalah apa yang bersinar lebih, memberdayakan cahaya. Berikan diri kita kemampuan untuk melihat yang baik dalam setiap orang dan kesempatan dalam setiap situasi. Dapatkan diri kita dalam pola pikir yang akan mendorong, menginspirasi, memotivasi dan menyembuhkan bukan menghancurkan. Jika kita ingin mengubah hidup menjadi lebih baik, maka hal itu hanya masuk akal bahwa kita harus melihatnya dari perspektif yang lebih baik. Dengan mempertahankan sikap yang baik, maka kita mengarahkan diri untuk menciptakan dunia yang besar. Apa yang membuat sikap kita begitu kuat adalah kita sendiri. Setiap saat, setiap hari kita mengalami dampak, dan sikap kita menentukan apakah itu dampak kreatif yang berharga atau tidak berharga, merusak atau membangu...