Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 28, 2012

Mahligai pernikahan

Secara fitrah, dengan menikah akan memberikan ketenangan bagi setiap manusia, asalkan pernikahannya dilakukan sesuai dengan aturan syariat. Dan setiap mukmin punya harapan yang sama tentang keluarganya, yaitu ingin berbahagia, sakinah, mawaddah, dan rahmah (SAMARA). Namun, sebagian orang menganggap bahwa menciptakan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah serta langgeng merupakan hal yang tidak mudah. Sesungguhnya, menikah bukanlah sesuatu yang menakutkan, hanya memerlukan perhitungan cermat dan persiapan matang saja, agar tidak menimbulkan penyesalan. Sebagai risalah yang menyeluruh dan sempurna, Islam telah memberikan tuntunan tentang tujuan pernikahan yang harus dipahami oleh kaum Muslim. Tujuannya adalah agar pernikahan itu mendapatkan keberkahan dan bernilai ibadah serta benar-benar memberikan ketenangan bagi suami-istri. Dengan itu akan terwujud keluarga yang bahagia dan langgeng hingga tua. Menikah hendaknya diniatkan untuk mengikuti sunnah Rasullullah saw, melanjutkan ket...

Hak dan kewajiban bersama suami istri

Pasangan suami istri harus sama-sama menjaga amanah dan saling mempercayai pihak lainnya, tidak boleh saling berkhianat walaupun mengenai hal-hal yang kecil. Untuk bisa mempertahankan dan mengembangkan sifat ini, maka keduanya harus saling berusaha untuk selalu ada dialog dan komunikasi. Kedua suami istri harus selalu bersama-sama untuk berkata benar dan jujur, yang dilandasi dengan sikap ikhlas. Suami istri harus saling mencintai dan saling mengasihi, sikap ini adalah suatu yang harus selalu dipupuk dan dikembangkan sepanjang masa kehidupan keluarga. Yang dimaksud dengan syarat-syarat pergaulan umum adalah, selalu bersikap sopan santun, selalu menunjukkan wajah yang cerah dan ceria, berbicara dengan lemah lembut dan selalu saling menghargai dan menghormati yang satu terhadap yang lain. Kedamaian dan kebahagiaan keluarga akan tercapai, apabila kedua belah pihak sebagai suami istri saling bekerjasama dalam melaksanakan tugasnya. Saling menghormati dan bersedia menyelesaikan perbed...

Jangan Pernah Takut untuk Menikah

Islam telah menjadikan istri sebagai tempat yang penuh ketenteraman bagi suaminya. Allah SWT berfirman: “ Di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya ”. (QS Ar Rum: 21). Secara fitrah, dengan menikah akan memberikan ketenangan bagi setiap manusia, jika pernikahan yang dilakukan sesuai dengan aturan Allah SWT. Pastinya setiap mukmin punya harapan yang sama tentang keluarganya, yaitu ingin berbahagia, menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Namun, sebagian orang menganggap bahwa untuk menjadikan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah serta langgeng hingga kakek nenek adalah hal yang tidak mudah dibuat begitu saja. Ia penuh onak dan duri, lika-liku, serta jalan yang cukup panjang. Namun demikian, menikah itu bukanlah sesuatu yang menakutkan bagi yang menjalankan, hanya perlu perhitungan yang cermat serta persiapan matang saja, agar tidak menimbulkan penyesa...

Mari hargai pasangan kita

Banyak pasangan suami istri yang kurang, bahkan enggan memperlihatkan perasaan sayangnya secara terang-terangan kepada pasangannya. Banyak yang menjalani kehidupan pernikahan seperti halnya bekerja, membayar tagihan, mengantar pasangan ke dokter, dan lainnya. Bila kita ingin hubungan pernikahan menjadi istimewa, maka jangan lakukan rutinitas sehari-hari hanya sebagai suatu kewajiban. Tetapi berikanlah perhatian lebih kepada pasangan, dengarkan dengan penuh perhatian apa yang dikatakannya. Bahkan, jika memungkinkan, selalu ada saat pasangan membutuhkan kita. Beberapa tips ini untuk pasangan yang telah menikah. Tapi, bagi anda yang belum, boleh juga loch ngebaca ini untuk pengetahuan di kemudian hari.

Penganiayaan jasmani dalam rumah tangga

Penganiayaan perasaan maupun penganiayaan jasmani seperti memukul dengan tangan di dalam pernikahan seringkali terjadi. Dan justru hal itulah salah satu yang dapat memicu perpecahan dalam rumah tangga bahkan hingga 'berujung' perceraian. Jika kita melihat di berita atau televisi, tidak sedikit istri yang melaporkan suaminya ke polisi dengan bukti-bukti kekerasan yang dilakukan berupa pukulan atau tamparan yang disertai kata-kata hinaan yang menyakitkan hati. Hal ini sering menimbulkan trauma tersendiri, sehingga istri merasa tertekan dalam kehidupan rumah tangganya. Penganiayaan lahir dan batin ini tentu berdampak pada penghuni rumah lainnya termasuk anak, sehingga mereka pun akan mengalami ketakutan dan trauma akibat kekerasan itu. Setiap manusia pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dan di banyak kasus, sang istri hendaknya berusaha menemukan “mengapa” suami tiba-tiba menjadi kasar terhadap dirinya padahal sebelumnya tidak pernah tangannya berbicara. Yang dulunya sa...