Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 2, 2013

Yang Berjatuhan di Jalan Dakwah

Gambar
“ Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar ”. (QS Ali Imran: 146) Siapa sajakah mereka yang berjatuhan ( berguguran) di jalan dakwah. Sebagaimana karakteristiknya, dakwah merupakan amalan panjang yang penuh hambatan dan rintangan. Perjalanan dakwah bukanlah perjalanan yang bertabur bunga dan penuh penghargaan. Justru sebaliknya, dakwah adalah jihad dan pengorbanan seseorang. Segala bentuk pengorbanan dituntut dari seorang yang ingin berdakwah, mulai dari waktu, harta dan jiwa. Semuanya menjadi konsekwensi yang harus diberikan saat seseorang telah menyatakan dirinya siap untuk berdakwah di jalan Allah SWT. Dakwah jauh lebih penting ketimbang diri si pendakwah itu sendiri. Tegak serta berdirinya hukum-hukum Allah dan izzatul muslim atau harga d...

Menikah, menyatukan visi untuk keluarga

” Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui ". (QS An Nur: 32) Menikah adalah wujud kasih sayang dari Allah SWT. Dengan menikah ada banyak hikmah dan manfaat yang akan kita dapatkan. Pernikahan mendatangkan ketentraman di hati kita agar terwujud rasa cinta dan kasih sayang sebagai modal untuk kehidupan berkeluarga. Cinta kasih sayang yang benar dan suci yang dibangun atas dasar pernikahan. Dengan menikah seseorang akan semakin besar rasa tanggungjawabnya. Peluang rejeki akan semakin bertambah. Manakala seorang muslim menikah, maka peluang godaan syetan semakin berkurang. Syetan itu bersama orang yang sendirian. Setan itu senang kepada yang bersendirian, namun dia akan menjauh ketika berdua. Manakala pernikahan dis...

Sambut kepulangan suami di depan pintu

Istri adalah belahan jiwa, belahan hati bagi suaminya. Namun, terkadang ada hal yang mengganjal disana. Banyak sekali, hanya masalah sepele, bisa menjadi retak suatu rumah tangga. Nah, hal sepele itulah yang harus menjadi perhatian bagi mereka yang sudah berumah tangga. Berikut ini adalah catatan kisah yang terjadi di kebanyakan keluarga, untuk menjadi pelajaran kita semuanya. Nah, sahabat semuanya, selamat menyimak yah. Mari kita masuk dimensi ruang keluarga tanpa sekat yang menjadikan kita berbeda dengan pasangan kita, istri. Istimewanya, seorang istri adalah setiap perbuatan dan apa yang dilakukan oleh jari-jemari halusnya di dalam ruang lingkup rumahtangganya akan mendatangkan pahala dari Allah SWT. Namun ada hal yang terkadang jarang diperhatikan kebanyakan seorang istri, yaitu perihal menyambut kepulangan suami. Setiap kali suami pulang ke rumah, apalagi dengan slogan ‘Rumahku Surgaku’, ‘Rumahku Keluargaku’ atau ‘Rumahku Tempat Belajarku’, tentunya suami memerlukan bantuan ...