Manisnya Iman, Karena Cinta Allah dan Rasul
Seseorang akan merasakan manisnya iman manakala di dalam hatinya ada rasa cinta yang mendalam kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Dan manisnya akan semakin dirasakan bila seseorang berusaha untuk senantiasa menyempurnakan cintanya kepada Allah, ridha serta memperbanyak amalan yang dicintai Allah SWT serta menjalankan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW. Jika seseorang telah merasakan keridhaan kepada Allah SWT, agama dan Rasul-Nya, maka ia akan merasakan lezatnya ketaatan kepada Allah SWT, baik dalam salatnya, tilawah AlQuran, serta aktifitas lainnya berkumpul dengan orang-orang shaleh serta keterlibatannya dalam barisan dakwah. Selain itu, ia juga akan merasakan lezatnya menghadapi berbagai kesulitan dan kesusahan dalam berdakwah. Kelelahan, keletihan, dan hal-hal yang menyakiti perasaannya akibat celaan orang karena menjalankan syariat Islam, atau bahkan mencederai fisiknya. Semua itu semakin membuatnya nikmat dalam berdakwah. Semua inilah yang akan senantiasa melahirkan manisnya ...