Mengingat Mati = Memproduktifkan Hidup
Jika ada manusia yang tidak pernah tergugah dengan kematian manusia lainnya, maka dapat dikatakan orang itu masuk golongan “mandom” alias manusia domba. Layaknya domba di Idul Qurban. Lahap memakan rumput tanpa henti sambil menatap kawan-kawannya disembelih, sementara ia adalah giliran berikutnya. Analoginya, manusia golongan ini dapat dikatakan sebagai orang bodoh yang telah menyia-nyiakan modal hidup dan menghamburkannya dengan kehidupan dunia. Semakin banyak kesia-siaan yang dilakukan maka tingkat kebodohannya semakin tinggi. Sebaliknya, orang yang paling cerdas adalah orang yang paling sering mengingat ajal dan paling banyak mempersiapkan diri menghadapi mati. Khusnul khotimah adalah suatu karunia Allah SWT yang khusus diberikan kepada manusia. Karena itu slogan nyeleneh: " muda berfoya-foya, tua kaya-raya, mati masuk syurga " tak berlaku dalam konteks ini. Khusnul khotimah merupakan hadiah bagi manusia atas upayanya yang sungguh-sungguh menjalankan tugas hidu...