Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 5, 2013

Berdzikir, hati jadi Tenteram

Gambar
Ada banyak ibadah yang menjadi kewajiban seorang muslim dalam menjalani kehidupan sehari-harinya, salah satunya adalah dengan dzikir . Dzikir ( atau zikir ) merupakan salah satu ibadah yang memiliki banyak keistimewaan, di antaranya akan mendatangkan ketenangan bagi para pelakunya. Allah SWT berfirman, “ Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram ”. (QS Ar Ra’du: 28). Berdzikir (mengingat Allah) bisa dilakukan dimana dan kapanpun, baik duduk, berdiri, sujud, tiduran, berjalan, dan lainnya mungkin untuk dilakukan. Dari sini hati kita akan menjadi tenang. Terhindar dari rasa kuatir yang berlebihan dan bisa mengontrol diri. Kesemua itu bisa dilakukan dengan hitungan-hitungan tertentu dengan tasbih atau tidak. Nabi Muhammad SAW berpesan kepada para sahabat, “Wahai sahabatku, hendaklah kalian tidak meninggalkan doa Allahumma a’innii ‘alaa Dzikrika wasyukrika wahusni ‘ibaadatika , Ya Allah tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu serta beribadah...

Ambil kesempatan hari ini

Ambil kesempatan hari ini dan jalankan. Lihatlah masalah kita tepat di wajah dan kalahkan mereka satu per satu. Capailah gairah positif kita sendiri dengan satu tujuan baik. Lihatlah kehidupan , karena ia benar-benar dimaksudkan untuk hidup kita, dan memulai hidup itu hari ini dengan penuh motivasi. Jika kita membiarkan sesuatu untuk menahan kita sampai sekarang, maka buatlah bisnis kita hari ini untuk melewatinya. Kita berhak untuk hidup sepenuhnya. Kita layak dan mampu untuk hal-hal besar. Gunakan perasaan dan emosi kita sebagai cara untuk menikmati dan mendapat pengalaman sangat indah dan beragam. Tolaklah perasaan dan emosi jika membuat kita diperbudak dengan cara apapun. Biarkan hari ini tahu kita ada di sini. Memiliki dampak besar. Membuat suatu perbedaan. Ekspresikan diri dan tujuan yang dapat mendorong kita kea rah positif. Membangun dan menciptakan, mengasihi, tertawa, belajar, memotivasi, berbagi dan konsolidasi. Tambahkan sukacita, perspektif unik, impian, pikiran,...

Hidup kita sebuah keajaiban

Hidup kita adalah sebuah keajaiban, penuh dengan kemungkinan tak terbatas. Setiap saat adalah kesempatan berharga. Sebuah dunia kemungkinan membentang di kaki kita, sekarang, dan detik ini juga. Dan itu semua ada untuk menunggu kita membuat sebagian besar dari itu. Apakah hal itu terdengar seperti banyak bekerja keras? Seharusnya ya. Karena itu, hidup ini penuh indah dan ajaib, tetapi juga sulit. Sekarang, kita memiliki pilihan. Kita dapat berharap untuk menjadi mudah, tetapi dengan demikian kita hanya akan berhasil membuat lebih sulit. Atau, kita hanya bisa pergi ke depan, menerima bahwa hal itu sulit, dan dengan demikian kita mulai untuk membuatnya benar-benar hebat. Pikirkan sejenak bagaimana kehidupan itu tidak sulit. Pikirkan apa hidup akan seperti itu jika tidak ada tantangan. Apa yang akan memotivasi kita? Apa yang akan memberi kita kepuasan abadi? Dari nilai apa yang akan menjadi prestasi kita jika mereka dibawa dengan tanpa kesulitan? Bagaimana jika tidak ada kesu...

Belajar dan Belajar

Gambar
Langit mendung hujan pun gerimis. Sayup terdengar suara adzan Isya dari masjid sebelah rumah. Memanggil setiap insan muslim untuk menunaikan kewajibannya segera. Malam semakin larut, membuat hati sejenak berbisik mengenang cerita yang berkesudahan. Menyadari bahwa sejatinya hidup yang kita jalani ini adalah serangkaian proses belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Hal-hal yang kita alami, rasakan, fikirkan dan kita amati, setiap waktu semuanya akan lebih berarti apabila kita mau menghayatinya. Sarat makna, bahkan mampu memberikan pengalaman hidup untuk terus belajar dan belajar sehingga menjadikan hidup kita lebih ‘hidup’. Manakala segelintir peristiwa datang menemui kita, tapi hanya numpang lewat begitu saja, maka merugilah kita. Hanya bisa menjadikan masa lalu tersebut sebagai sesuatu yang tak bernilai apa-apa, dilupakan tanpa memberikan pengaruh positif pada diri kita. Padahal kan gak ada salahnya juga jika kita berhenti sejenak untuk melihat ke dalam, siapa tahu...