Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 15, 2008

Terimalah Kesalahan Apa Adanya

Bila kita tak pernah melakukan kesalahan, ada baiknya kita melihat lagi langkah kita. Jangan-jangan kita tak melangkah setapak pun. Kesalahan memang tak mengenakkan, namun seorang optimis lebih banyak belajar dari kesalahan daripada dari keberhasilan. Kesalahan menuntun kita untuk mempelajari kembali sesuatu yang terjadi. Bukan cuma itu, kesalahan memimpin kita untuk mengambil tindakan yang lebih baik. Kesalahan adalah kawan baik yang mengatakan secara samar apa yang harus kita kerjakan. Colombus melakukan " kesalahan " yang besar dalam perjalanannya mencari jalur ke India, yaitu menemukan benua Amerika. Namun bertahun-tahun kemudian, jutaan orang mengikuti " kesalahan " tersebut untuk menuai kemakmuran hidup mereka. Masihkah kita menganggapnya sebagai kesalahan? Lihatlah kesalahan apa adanya. Jauhkan prasangka, kesedihan dan ratapan bila kesalahan menimpa kita. Karena, di balik kesalahan tersimpan kesempatan yang tersembunyi.

Pekerjaan Kita Bisa Menunggu

Seberapa luas dunia yang kita ciptakan? Banyak orang hanya memiliki dunia seluas meja tulisnya. Atau sepetak ruang kerjanya. Atau mungkin juga sebesar gedung kantornya saja. Wahai kawan, pandanglah keluar. Tebarkan pandangan kita ke segala arah. Carilah ujung cakrawala. Lalu, nikmatilah cahaya matahari sore menemani perjalanan pulang kita ke rumah. Dunia kita jauh lebih luas dari yang kita sangka. Ruang yang tersedia bukan hanya antara rumah dan ruang kerja kita. Karena kita dianugerahi lautan, pegunungan, hutan, mata air dan berbagai keindahan alam lainnya oleh Yang Mahakuasa. Sadarilah bahwa semua ini tak kalah berharganya. Karena itu, jangan sia-siakan waktu kita untuk tidak melebur dengan keindahan yang tiada tara. Keindahan yang hanya tercipta untuk di syukuri Ayolah wahai kawan, pekerjaan kita bisa menunggu. Namun usia kita takkan kembali. Waktu adalah anak panah yang melesat kencang mencari target yang telah dibidik. Kita tak mungkin mampu menghentikan atau melambatka...

Orang Besar Berpikir Besar

Kita besar dengan berpikir besar. Kita kecil bila berpikir kecil. Keterbatasan kita adalah pikiran kita. Mimpi dianugerahkan agar kita bisa berpikir besar. Maka bermimpilah menjadi besar. Mulailah dari pikiran kita. Keberhasilan semata-mata bagaimana kita meletakkanya dalam pikiran. Tidak ada yang salah pada lingkungan sekitar. Tidak pula salah pada waktu kita. Semua memberikan tempat dan kesempatan bagi kita untuk meraih keberhasilan.Tinggal kita mengambil langkah pertama, yaitu berpikir besar. Tak ada yang salah pada katak yang merindukan bulan. Tak ada yang salah pada kera yang ingin menjadi dewa. Jangan hiraukan ucapan orang lain. Bergaullah dengan orang-orang yang berkepribadian besar. Perlakukanlah diri kita dengan penuh rasa hormat, maka orang lain akan menghormati kita sebagai orang besar.

Ucapkanlah Terima Kasih

Ungkapkan perasaan syukur kita bila suatu tugas telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Ungkapkan itu dengan tulus ikhlas. Karyawan akan memberikan prestasi kerja yang luar biasa jika merasa dihargai. Kita semua senang bila orang menghargai kita dan pekerjaan yang kita lakukan. Di banyak kantor, kita sering melihat orang-orang memamerkan kartu ucapan terima kasih dari pimpinan mereka, sepucuk surat khusus dari pelanggan (baca: donatur), atau selembar sertifikat penghargaan (yang mungkin umurnya sudah sangat tua). Hargailah pekerjaan!

Terus Tumbuh Tiap Hari

Pada beberapa titik di waktu dekat, suatu tantangan sulit akan datang kepadamu. Meskipun demikian mustahil untuk mengetahui persis apa jadinya, pastikan anda bersiap-siap menghadapinya dari sekarang Jika anda menunggu sampai tantangan di atas sekali kamu dapat dengan sepenuhnya berlimpahan. Bagaimanapun, manakala kamu menyiapkan diri anda untuk di depan, tantangan itu bisa dengan baik menjadi kesempatan terbesarmu. Masing-masing hari kamu mempunyai kesempatan untuk tumbuh lebih kuat, banyak mengetahui, lebih banyak akal dan kreatif. Mempergunakan dengan baik peluang sehari-hari itu semua dan kemudian manakala peluang yang besar datang, kamu akan bisa memperoleh banyak nilai dari mereka

Teruslah Belajar

Bila kita menganggap bahwa kita sudah tak perlu lagi belajar selepas meraih ijazah sekolah, maka kita salah besar. Dunia sedang berjalan semakin cepat. Manusia bekerja semakin baik. Persoalan yang muncul semakin rumit. Kita memerlukan ketrampilan-ketrampilan baru. Bukan hanya sebagai alat untuk meraih kemajuan. Namun untuk berada di tempat, kita dituntut untuk tahu bagaimana menjaga posisi. Karena itu, jangan berhenti belajar. Pelajarilah hal-hal baru dengan penuh antusias. Belajar berarti membuka diri kita pada dunia yang maha luas ini. Belajar mengingatkan, sesungguhnya kita tak mungkin tahu semua jawaban. Belajar mengajarkan pelajaran terpenting dalam hidup, yaitu kerendahan hati untuk bertanya. Kehidupan manusia selalu berubah. Bukan hanya dari tahun ke tahun, atau dari bulan ke bulan. Tetapi, dari hari ke hari. Manusia akan menemukan cara-cara terbaik bagi hidup mereka. Rahasia alam ini terlalu Maha Besar untuk dimengerti dalam seumur yang fana ini. Kita tidak harus menget...