Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 12, 2013

Membuat pilihan

Sulit untuk membuat pilihan, untuk berkomitmen terhadap pilihan-pilihan. Untuk benar-benar bertindak atas pilihan-pilihan yang ada. Untuk segala sesuatu yang kita pilih melakukannya, maka kita juga harus memilih untuk tidak melakukan hal-hal lain. Setiap pilihan selalu melibatkan untuk memilih satu hal dan menolak banyak hal-hal lain, fokus pada satu kemungkinan dan menempatkan kemungkinan lainnya. Membuat pilihan berarti berjalan menjauh dari kemungkinan-kemungkinan kita untuk tidak memilih. Mengapa kita ingin melakukan itu? Karena alternatif untuk memilih satu hal atas semua yang lain adalah memilih apa-apa yang ada. Bila kita menyimpan semua kemungkinan terbuka, maka tidak satupun dari mereka yang pernah menjadi kenyataan. Setiap aspek kehidupan kita dipenuhi dengan kemungkinan, dan kita memiliki nasib baik untuk dapat memilih yang terbaik. Namun jika kita terlalu serakah dan berusaha untuk "memiliki segalanya" maka kita berakhir dengan tidak mendapatkan apa-apa...

Selamat datang perasaan

Ketika kita bisa menerima dan bahkan menyambut perasaan kita, maka mereka kehilangan kekuasaan mereka atas kita. Apakah kita merasa buruk hari ini? Alih-alih membuat sesuatu yang melawan, maka biarkanlah. Terimalah bahwa kita merasa buruk, dan tiba-tiba hal itu tidak jadi begitu buruk. Perasaan negatif mulai jatuh menjauh dari kita ketika kita melonggarkan cengkeraman di atasnya. Perasaan akan membantu kita untuk melihat, memahami dan berinteraksi dengan dunia. Mereka adalah milik kita untuk suatu pengalaman, belajar dari dan untuk menikmati. Terimalah mereka semua. Sambutlah mereka semua. Melawan mereka atau membenci mereka tidak membuat mereka pergi. Bahkan hal itu akan memberi mereka kekuatan lebih. Menyambut perasaa n kita. Pengalaman mereka dan kemudian membiarkan mereka mengalir di sepanjang hari. Masing-masing adalah konfirmasi yang positif bahwa kita benar-benar hidup. Masing-masing dapat membantu kita untuk memahami diri kita sendiri. Biarkan mereka mengisi hidup k...