Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 17, 2008

Banyak Yang Dapat Anda Lakukan

Kita mungkin tidak akan memiliki kesempatan untuk menyimpan seluruh dunia saat ini. Tetapi Anda dapat benar-benar terangi sendiri sudut Anda itu. Kemungkinan besar kita tidak akan mendapatkan segala yang telah kita ingin lakukan. Namun kita pasti dapat membuat beberapa kemajuan yang nyata dan abadi. Orang-orang yang datang kepada kita mungkin tidak semua menghargai atau memahaminya. Namun, Anda dapat memiliki dampak positif pada beberapa kehidupan mereka. Peristiwa hari ini semua tidak akan berlanjut sesuai rencana kita. Namun demikian, kita dapat membuat nilai apapun yang berasal dari cara yang kita lakukan. Peluang adalah kondisi yang tidak akan sempurna dan keadaan tidak akan ideal. Untungnya, ada banyak yang dapat kita lakukan dengan apa yang kita miliki. Selamat datang menuju kebahagiaan dan kesempurnaan hari ini. Ini adalah kesempatan sempurna untuk hidup dengan kekayaan dan nyata untuk menciptakan suatu nilai.

Tapakkan Langkah Pertama Untuk Keberhasilan Kita

Kita telah menuliskan tujuan kita dan mengetahui arah yang harus dituju, maka semua itu tak akan tercapai bila kita tidak bersedia mengambil langkah pertama. Bagian terberat dalam perjalanan keberhasilan kita adalah keberanian untuk menapakkan langkah pertama kita. Seluruh inti terwujudnya keberhasilan kita terletak pada saat kita memulainya. Begitu kita telah memulai, keraguan sirna, ketakutan memudar, kekhawatiran memupus. Semua itu terkalahkan oleh keberanian. Dan, keberanian adalah api yang membakar habis daun kering. Tak mudah bagi setiap pengarang untuk mengetikkan kata pertama pada artikelnya. Tak mudah bagi setiap pelukis untuk menyapukan goresan pertama pada kanvasnya. Tak mudah bagi setiap komponis untuk menekan tuts nada pertama pada gubahannya. Langkah pertama adalah batu ujian terberat bagi keberanian kita. Sebagaimana bangun di pagi buta terasa berat. Namun kita harus melakukannya atau kita takkan beranjak dari tempat kita. Jalan masih panjang sebelum benar-benar habisnya...

Tentukanlah Tujuan Kita

Kita memang dapat melakukannya. Dan tak seorang pun dapat menghentikan langkah kita kecuali kita sendiri. Yang perlu kita lakukan adalah memutuskan apa yang ingin kita raih. Tanpa tujuan, kita mungkin tak pergi kemana-mana. Atau, malah tiba di tempat yang tak kita inginkan. Tujuan menyediakan garis start untuk memulai, jalan untuk dilalui, dan tempat untuk dituju. Tanpa tujuan seluruh kekuatan kita sebagai manusia sejati bisa jadi sia-sia.Tanpa tujuan, kita ibarat perahu kuat dengan layar terkembang yang terombang-ambing ombak tanpa nakhoda. Seberapa tangguh perahu itu mengarungi samudra, ia takkan mencapai pantai mana pun. Alih-alih mendarat di tanah impian, malah tenggelam ke dasar laut menjadi sebongkah rumah ikan. Pahamilah bahwa tujuan memberi kita segalanya. Kita hanya perlu memutuskan, maka tujuan takkan menyia-nyiakan kita, kecuali kita memutuskan untuk tak meraihnya.

Takkan Ada Kegagalan Kecuali Tak Ada Usaha

Kita takkan dapat dikalahkan sampai kita keluar dari pikiran kita sendiri. Tak ada penaklukan kecuali berasal dari dalam diri sendiri. Kita tak memiliki halangan yang tidak bisa diatasi selain kelemahan yang menyatu pada kita. Bayangkan kita berada di sebuah perjalanan panjang. Junjunglah visi sukses kita pribadi. Pada akhirnya, kita akan menyadari bahwa kita takkan mengalami kegagalan bila kita tidak mencoba. Kesuksesan adalah jalan yang disusun dengan keteguhan hati. Kesulitan senantiasa beserta kita hanya bila kita senantiasa berusaha. Kemenangan bukanlah segalanya, namun kita patut mengangankannya. Hanya bila kita memilki syaraf baja, maka kita akan mendapatkannya.

Tak Seorang pun Kuasa Menolak Kita

Tak seorang pun dapat menolak atau mencampakkan kita, hanya karena mereka mengatakan tidak pada usulan dan pendapat kita. Bukankah kita berhak memiliki pendapat sendiri, demikian juga mereka. Jangan menganggap apa ada dalam benak kita harus dapat disepakati oleh orang lain. Bukalah kesempatan lebar-lebar dengan tidak menutup kesempatan bagi orang lain. Saat usul kita tidak disepakati, terbukalah pilihan lain bagi kita. Mengiranya sebagai penolakan sama dengan mencampakkan diri kita dari kemungkinan yang lebih luas. Tak seorang pun kuasa menolak suatu ide kecuali menambah kokohnya ide itu. Hanya bila kita memiliki pikiran yang sempit, ide itu akan gugur begitu saja. Bagai debu terhembus angin. Seandainya cuma ada satu nada tercipta, betapa membosankannya semua komposisi. Bahkan agar kuat, bangunan pun harus terbuat dari batu bata yang tersusun selang seling. Sedangkan tikar tak bisa dianyam hanya dengan selajur lurus daun lontar. Perbedaan bukan hanya melahirkan keindahan, juga kekuatan...

Tak Pernah Terlalu Tua Untuk Berusaha

Jangan risaukan berapa usia kita sekarang. Pepatah mengatakan, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Bahkan, tiada kata terlambat untuk memulai langkah di jalan keberhasilan kita. Bagaimana pun umur sudahlah lewat dan tak perlu ditarik kembali. Tak perlu juga berpanjang-panjang menyesali betapa sedikit yang telah kita raih dalam umur kita. Yang kita miliki adalah saat ini. Dan saat ini selalu saat yang tepat untuk merasakan hal baru. Lepaskan tambatan kita dengan masa lalu. Mahatma Gandhi memulai perundingan demi kemerdekaan India di usia 77. Dan kita semua tahu, India mendapatkan kemerdekaannya. Bertahun-tahun, Nelson Mandela menyerukan kebangkitan bangsa Afrika Selatan dari balik terali penjara. Dan kita semua tahu, ia menjadi presiden Afrika Selatan di usia 75. Masih panjang daftar pembaharu dunia yang menapaki keberhasilannya di usia senja. Bila demikian masihkah kita beranggapan bahwa kita terlalu tua untuk berusaha? Berupayalah seolah-olah kita hidup selamanya. Namun r...

Tak Ada Yang Sia-sia

Setiap tetes air yang keluar dari mata air tahu mereka mengalir menuju ke laut. Meski harus melalui anak sungai, selokan, kali keruh, danau dan muara, mereka yakin perjalanan mereka bukan tanpa tujuan. Bahkan, ketika menunggu di samudra, setiap tetes air tahu suatu saat panas dan angin akan membawa mereka ke pucuk-pucuk gunung. Menjadi awan dan menurunkan hujan. Sebagian menyuburkan rerumputan, sebagian tertampung dalam sumur-sumur. Sebagian kembali ke laut. Adakah sesuatu yang sia-sia dari setiap tetes air yang kita temui di selokan rumah kita? Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai persembahan terbaik. Tiada sesuatu yang terjadi begitu saja dan mengalir sia-sia. Pasti ada tujuan. Pasti ada maksud. Mungkin kita mengalami pengalaman buruk yang tak mengenakkan, maka keburukan itu hanya karena kita melihat dari salah satu sisi mata uang saja. Bila kita berani menengok ke sisi yang lain, kita akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda. Kita tidak harus menjadi orang ters...

Singkirkan Prasangka, Temukan Kejernihan Pandangan

Ketika kita memandang suatu persoalan, tanggalkan prasangka-prasangka. Prasangka itu bagaikan sepatu yang nyaman dipakai namun tak dapat digunakan untuk berjalan. Ia memberikan jawaban sebelum kita mengetahui pertanyaannya. Dan, seburuk-buruknya jawaban adalah bila kita tak paham akan masalahnya. Biarkan fakta yang tampak di hadapan kita terima apa adanya. Jangan biarkan prasangka menyeret kita ke ujung jalan yang lain. Mungkin kita merasa aman dengan prasangka kita, namun sebenarnya ia berbahaya di waktu yang panjang. Bila kita telah mampu melepaskan prasangka, kita menemukan pandangan yang lebih jernih, keberanian untuk mengatasi masalah dan jalan yang lebih lebar. Bila kita mengenakan kacamata, maka yang melihat tetaplah mata kita. Bukan kacamata kita. Dan keadaan yang sebenarnya terjadi adalah apa yang berada di balik kacamata. Bukan yang terpantul pada cermin kacamata kita. Demikian pula halnya dengan diri kita, yang sesungguhnya melihat adalah hati kita melalui mata kita. Prasang...

Bekerjalah lebih cepat

Bekerjalah lebih cepat. Lebih cepat. Lebih cepat. Tidak usah heran bila sekejap saja kita terperangkap dalam kesulitan. Banyak orang menganggap lebih cepat lebih baik. Sehingga mereka menggerakkan tangan, kaki dan tubuhnya sedemikian rupa. Namun, dalam kenyataannya bekerja lebih cepat seringkali berarti bekerja lebih keras. Yang kita perlukan adalah bekerja lebih cerdik. Kecerdikan tidak bertumpu pada kecepatan. Namun, pada kesiagaan dan keterjagaan. Kesiagaan menuntun kita pada ketajaman melihat, yang mungkin tak kita dapatkan saat berlari kencang. Kita hidup di jaman yang menghargai kecepatan. Komputer tercepat yang kita miliki hari ini, esok cuma seonggok mesin lambat. Namun, kecepatan tak selalu mengalahkan kecerdikan. Juara balap formula satu bukanlah pembalap tercepat di lintasan. Ia pembalap yang paling sigap dan waspada. Ia pembalap yang paling cerdik mengatur kapan harus menikung, mengerem bahkan berhenti untuk mengisi bahan bakar. Tujuan tak mungkin tercapai dengan ...

Singkirkan Ketakutan, Raihlah Kebebasan

Jalan keberhasilan ini adalah milik kita. Pada saat kita menyadari bahwa kita bertanggungjawab penuh atas segala sesuatunya, dan kita tak menemukan alasan apa pun untuk menyalahkan orang lain Di saat itulah kita menemukan jalan kita sendiri. Di saat itulah kita menyadari kebebasan dan hilangnya ketakutan. Hanya kita yang mampu memikul hidup kita, bukan orang lain. Bila kita menganggap hidup adalah suatu tugas, tunaikanlah. Bila kita menganggap hidup adalah beban, pikullah. Bila kita menganggap hidup adalah harta karun yang tak terhingga, berbagilah. Kerjakan yang terbaik dari diri kita. Tujuan hidup akan kita temukan di saat kita menjalani perjalanan kita. Dan yang terpenting, kita tak kan menemukan apa-apa bila diam tak melakukan sesuatupun.