Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 15, 2013

Petisi Dukungan 'TOLAK' Calon Hakim Agung M Daming Sanusi

Malam ini saya banyak sekali menerima info serupa, baik dari SMS Milist, 5 grup BBM, email, fb dan lainnya terkait dukungan dalam semenit tentang Petisi Dukungan * TOLAK * Calon Hakim Agung M Daming Sanusi. Bunyinya seperti ini: "Kami yang mendukung pernyataan Saudari Wulan Danoekoesoemo dari Lentera Indonesia dan mengecam mereka yang menjadikan pemerkosaan sebagai bahan candaan!!! (Sebarkan) Silahkan".

Kontribusi Terhadap Dakwah

Jika kita memperhatikan secara seksama perjalanan hidup kita, maka akan didapati bahwa Allah SWT telah memberikan kita nikmat serta karunia yang tidak terhingga. Dimulai saat kita terlahir dalam keluarga muslim dan hingga sekarang Allah SWT masih memberikan nikmat iman dan Islam.

Jodoh, Misteri Kehidupan Manusia

Jodoh merupakan misteri kehidupan manusia, karena untuk hal yang satu ini terkadang membuat seseorang sangat bimbang dalam menentukan keputusannya. Jangankan untuk menerima seseorang menjadi pasangan hidupnya kelak, dalam persoalan menerima tawaran ta’aruf (perkenalan) saja terkadang masih terlalu banyak ‘kriteria’ yang dipakai. Sampai-sampai kriteria yang dipasangpun sudah tidak memenuhi kriteria syar’i lagi, seperti harus yang ‘smart’, tinggi, putih, cantik, ganteng, kaya, sarjana, dan lainnya. Tidak salah memang untuk memasang kriteria seperti itu, hanya saja hendaknya kita tidak mempersulit diri untuk persoalan ini. Persoalan fisik adalah titipan dari Allah SWT, karena kita tidak pesan sama Allah SWT waktu mau dilahirkan! Biar hitam asal hatinya putih, biar pendek asal akhlaknya tinggi, biar kurang ganteng asal takwa, biar kurang cantik tapi shalehah. Insya Allah tidak akan menyesal bagi yang memilih pasangan hidup berdasarkan agamanya. Proses untuk memperoleh jodoh yang baik...

Menjelang dan Menuju Pernikahan, Apa Saja Persiapannya

Gambar
Islam telah menganjurkan kepada manusia untuk menikah. Karena di dalamnya ada banyak hikmah di balik anjuran tersebut. Baginda Rasulullah SAW pernah bersabda: “ Barang siapa telah mempunyai kemampuan menikah kemudian ia tidak menikah maka ia bukan termasuk umatku ”. (HR Thabrani dan Baihaqi). Setiap kita pastinya selalu berharap dan bermohon kepada Allah SWT, saatnya nanti akan bertemu dan berjumpa dengan pendamping hidup kita, yang akan menjadi pemimpin atau ratu dalam rumah tangga. Harapan dari pasangan yang akan menuju ke pelaminan, yaitu agar dapat membentuk sebuah keluarga yang bahagia, sakinah mawaddah warrahmah (Samara). Islam telah menjadikan “pernikahan” sebagai sarana untuk memadu kasih sayang diantara dua jenis manusia. Hanya dengan jalan pernikahan, maka akan lahir keturunan secara terhormat. Karenanya, merupakan hal yang wajar jika pernikahan itu dikatakan sebagai suatu peristiwa yang sangat diharapkan oleh mereka yang ingin menjaga kesucian fitrahnya sebagai manus...

Akhwat Muslimah Sebagai Unsur Perubah

Makin gencarnya arus sekularisasi, liberalisasi di berbagai bidang kehidupan saat ini, maka diperlukan antisipasi dari semua pihak. Lihat saja betapa kehidupan para wanita Islam yang diarahkan untuk semakin menjauh dari Islam. Atas nama kebebasan berekspresi dan berpendapat, lalu muncul aneka rupa pemikiran bebas dan liberal, sebagaimana muncul pula pornografi dan pornoaksi berbungkus atas nama seni.

Khadijah, Wanita Tangguh Pendamping Rasulullah SAW

Gambar
“ Wanita penghuni surga yang paling mulia ada empat, yaitu Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah istri Fir'aun ,” kata Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas. Tentang keutamaan Khadijah, memang tak perlu diragukan lagi. Ia adalah orang pertama yang mendukung penuh tentang kenabian Muhammad SAW. Ia juga relakan seluruh hartanya yang berlimpah demi kemajuan Islam. Bahkan, ia juga baktikan seluruh jiwa dan raganya, hingga Allah SWT menakdirkan ia meninggal di tengah-tengah masa perjuangan tanpa sempat menikmati sinar-sinar kejayaan Islam. Dari sela-sela kisah hidupnya yang sangat mulia itu, kita menemukan satu karakter kepribadian khas yang umum dimiliki oleh kaum wanita utama lain. 1. Tokoh masyarakat Ia disunting pertama kalinya oleh Atiq bin Abid. Begitu sang suami meninggal ia menikah dengan Abu Halah, tetapi harus menjanda kedua kali karena suaminya ini juga meninggal. Setelah itu banyak tokoh quraisy yang dat...

Berdakwah Kedalam Hati

Seorang da'i atau juru dakwah, terkadang suka berlebihan dalam mengajak manusia untuk meninggalkan dunia. Dunia dianggap oleh juru dakwah itu barang yang kotor, jijik, banyak menghasilkan benih-benih kelalaian dan kemaksiatan. Sehingga seorang yang baru belajar agama, ia akan berfikir beberapa kali untuk mengikuti seruan itu. Namun, mereka akan mengikuti kita jika dapat menyeru dengan lebih bijaksana serta dengan bahasa komunikasi yang lebih mengena dan cocok untuk mereka. Bisa jadi metode komunikasi dakwah yang lebih komunikatif akan terbentuk pribadi kaya yang dapat menjadi penopang dakwah, sebagaimana Abdurrahman bin Auf dan Usman bin Affan.

Kebahagiaan Hidup Berumah Tangga dari Muhammad Anshar dan Siti Rofiah

Menikah atau berumah tangga berarti menyatukan dua keluarga besar yang harus dipahami seluk beluknya dan dihargai hak serta pendapatnya dan dijunjung tinggi harkat dan martabatnya. Iktikad untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan warrahmah (Samara) tidak bisa datang dari sebelah pihak, akan tapi keduanya harus saling bahu membahu dan saling berbagi tugas serta peran sebagai isteri, sebagai ibu, sebagai sahabat. Begitu pula demikian dengan suami. Ia memainkan peran sebagai kepala rumah tangga, sebagai teman dan sebagai sosok yang memberikan dukungan dalam banyak hal. Ditambah karunia Allah SWT berupa anak, tentunya membuat pasangan suami istri harus mempersiapkan berbagai bekal terutama ilmu pengetahuan dunia dan akhirat untuk anak-anaknya nanti. Saya bersyukur, karena berkesempatan bertemu dengan pasangan bahagia, yaitu pasangan Bapak Muhammad Anshari (72) dengan Ibu Siti Rofiah (69) tinggal di Purwakarta, Jawa Barat dan telah dikaruniai 11 anak, cucu bahkan cicit ini. ...

Sekolah Tiada Batas Bernama Keluarga

Keluarga sakinah akan terbentuk jika setiap anggota keluarga bisa merasakan rumahnya bagaikan surga (baiti jannati). Oleh karena itu, sakinah menjadi kebutuhan kita semua. Sebab, sakinah adalah konsep keluarga yang dapat memberikan kenyamanan secara psikologis meski kadang secara fisik tampak jauh di bawah standar nyaman. Kunci keluarga sakinah adalah membangun ‘baiti jannati’ yang mampu memberikan kenyamanan bagi setiap anggota keluarga di dalamnya. Dan kenyamanan dalam keluarga hanya dapat dibangun secara bersama-sama oleh seluruh anggota keluarga. Ia tidak bisa bertepuk sebelah tangan. Melalui proses panjang, setiap anggota keluarga saling menemukan kekurangan dan kelebihan masing-masing. Mereka saling menerima segala kekurangan dan berusaha memperbaikinya. Mereka saling memberi dengan segala kelebihannya dan saling melengkapi segala kekurangan. Keluarga menjadi sekolah yang tiada batas waktu. Proses pembelajaran terjadi terus menerus untuk menemukan formula yang lebih tepat b...