Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 27, 2013

Bangga bersama pasangan kita

Gambar
Hidup bersama pasangan (suami istri) bukanlah hanya hari ini atau besok saja. Tetapi, bagaimana kita bisa hidup sampai maut dan jiwa memisahkan keduanya. Jika kita merasa pasangan ( suami istri ) kita adalah orang yang tidak kita banggakan, pasti akan ada di suatu titik tertentu yang akan membuat kita sangat membutuhkannya. Nah, disaat itulah kita akan menyadari bahwa kita telah melukai dan menyia-nyiakan pasangan kita. Istri kita adalah bagian terdalam kita, begitu pula sebaliknya, suami adalah bagian terdalamnya sang istri. Kita harus merasa ‘bangga’ terlihat bersama pasangan (suami istri). Hal itu akan membahagiakan dia (pasangan suami istri). Pasangan yang bahagia, akan merasa senang bisa terus bersama-sama. Biasanya, hal itu ditunjukkan dengan sentuhan tanda sayang di antara mereka. Contohnya dengan bergandengan tangan, rangkulan, pelukan, pegang pinggang bahkan elusan sayang, dan lainnya. Disini, kita bukannya ingin pamer apalagi riya kepada khalayak ramai, tapi hanya i...

Berzakat Karena Iman dan PerintahNya

Gambar
Zakat adalah ibadah maaliyah ijtima’iyyah yang memiliki posisi yang sangat penting, strategis, dan sangat menentukan, baik dari sisi ajaran maupun dari sisi pembangunan ekonomi umat. (Yusuf Qardhawi, 1993) Sebagai ibadah pokok, zakat termasuk salah satu rukun Islam yang lima, sehingga keberadaannya dianggap sebagai ma’lum min ad-dien bi adh-dharurah atau diketahui secara otomatis adanya dan merupakan bagian mutlak dari keislaman seseorang. Dan zakat merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT. Seseorang muslim yang menunaikan zakat, adalah semata-mata didorong oleh keimanannya kepada Allah SWT dengan melaksanakan perintah-perintah Allah SWT. Hal tersebut sama halnya dengan keimanan mereka dalam menunaikan perintah wajib shalat, puasa dan haji. Seorang muslim tidak menganggap bahwa harta yang ia serahkan itu sebagai harta lebihan, harta sampingan dan sebagainya yang ia berikan kepada para fuqara dan masakin. Tetapi karena di dorong oleh kewajiban yang Allah SWT tetapk...

Agresif yang positif

Rebutlah peluang untuk membantu dan perhatian kepada sesama. Berjalan kaki tanpa alas, suatu kesempatan untuk merasakan sakit, namun penuh bahagia dan berarti. Akan ada waktu yang baik dan seperti yang kita lakukan, ia akan kembali kepada kita. Akan ada saatnya ketika hal yang sia-sia yang kita lakukan akan kembali kepada kita sendiri. Mana yang akan kita lebih sukai? Tidak ada satu keuntungan apa-apa ketika Anda berusaha untuk menyakiti yang lain. Bahkan, semua orang kehilangan. Anda tidak bisa mengangkat diri dengan mendorong orang lain ke bawah. Jika seseorang menyakiti kita, maka respon terbaik adalah tidak membalas untuk menyakiti mereka. Hal itu hanya akan mengabadikan sebuah kekerasan. Respon terbaik yang dilakukan adalah dengan memecahkan pola kebaikan, untuk mengakhiri mereka yang terluka, bergerak secara aktif dan agresif ke depan. Tidak perlu membiarkan orang lain mengambil keuntungan dari kita. Bersikaplah tegas, namun jangan kejam apalagi mencelakai mereka yang ...

Mengerti

Setiap hubungan, apakah itu dengan pasangan kita, atasan, klien, majikan, seseorang di ujung telepon, atau yang lainnya harus ditingkatkan dengan pemahaman. Buatlah upaya untuk memahami dan ketulusan secara jelas. Jangan terlalu sering kita membiarkan asumsi untuk mengambil sebuah pemahaman. Apalagi asumsi yang cepat dan mudah. Sayangnya seringkali mereka salah paham. Memahami membutuhkan waktu lebih lama. Ia juga membutuhkan lebih kesabaran, dan lebih banyak pekerjaan. Ini layak sebagai usaha ekstra. Memahami dapat mengubah hubungan permusuhan jadi bersatu, positif dan produktif. Memahami dapat memecahkan masalah yang sebelumnya tampak keras. Memahami dapat memanfaatkan usaha kita dan juga memperluas pengetahuan kita. Ada nilai positif yang sangat besar pada orang-orang di sekitar kita. Memahami memberi kita akses ke nilai tersebut dan memang membuatnya tumbuh lebih kuat dan besar.