Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 27, 2012

Kebahagiaan

Sahabat, salah satu dari sekian banyaknya resep kebahagiaan adalah manakala kita menempatkan cinta kita kepada Allah SWT dan RasulNya diatas segala-galanya, serta mau berjuang di jalanNya. Karena kebahagiaan adalah ketika kita mampu berbagi dengan orang lain, berempati, berkorban untuk kebahagiaan orang lain, meskipun kita harus 'menderita' untuk meringankan kesulitan orang lain.

Cari sisi positif dari pasangan kita

Janganlah kita mencari-cari kesalahan pasangan kita (suami istri). Pusatkan perhatian pada apa yang dilakukan pasangan kita secara benar, bukan pada yang salah. Memang sangat mudah dan gampang bagi kita (suami istri) untuk menemukan hal keliru yang pasangan kita lakukan, begitu pula sebaliknya. Saya yakin, pastinya selalu bisa menemukan hal-hal yang benar dalam diri pasangan kita. Jika dua-duanya mudah, mengapa kita tidak mencari hal yang benar. Karena, itu akan membantu kita dalam membangun keharmonisan rumah tangga. Pasangan yang bahagia akan lebih memilih sisi positifnya dibandingkan dengan sisi negatifnya Saling memaafkan, kepercayaan, berkomunikasi, dan lainnya. Itu juga merupakan bagian yang harus kita perhatikan. Rumah tangga tanpa kepercayaan, sama saja dengan meniti petaka. Jadi, buatlah kepercayaan dan memaafkan sebagai pegangan baku dalam hubungan rumah tangga kita. Jika pasangan merasa bahagia dengan “bertengkar” atau berbeda pendapat dan tak bisa menyelesaikan, merek...

Ijab kabul, sahnya sebuah pernikahan

Saya pernah ditanya, apakah menikah tanpa penghulu itu sah atau tidak. Tentunya, sahnya sebuah pernikahan, yang terpenting dan sangat menentukan yaitu adanya ‘Ijab Kabul’ antara ayah kandung dari pengantin wanita, yaitu sebagai walinya dengan calon menantu laki-lakinya. Intinya adalah wali tadi menikahkan anaknya dengan calon suaminya (suami) dengan maskawin yang disebutkan. Lalu calon suami menyetujuinya, maka sah nikahnya dan menjadi suami istri.

Perkokoh cinta dalam rumah tangga

CINTA adalah perekat dalam kokohnya kehidupan rumah tangga. Bila rasa cinta suami kepada isteri atau sebaliknya telah hilang dari hati keduanya, maka kehancuran mahligai rumah tangga sangat sulit untuk dihindari. Karena itu, suasana cinta mencintai suami istri harus terus saling ditumbuh suburkan atau diperkokoh, tidak hanya pada masa-masa awal kehidupan berumah tangga saja, tetapi juga pada masa-masa selanjutnya, hingga suami isteri mencapai masa tua dan hanya kematian yang menjemputnya. Berumah tangga bisa diibaratkan seperti orang yang sedang berlayar jauh, ketika pelayaran baru dimulai, kondisi di kapal masih tenang karena disamping penumpangnya betul-betul ingin menikmati pelayaran itu. Selain itu karena belum ada kesulitan dan riak gelombang yang besar, belum ada ombak dan angin kencang yang datang menerpa kapal yang ditumpanginya. akan tetapi ketika kapal itu telah mencapai lautan yang jauh, barulah akan terasa ombak besar dan angin yang sangat kencang menerpa kapal yang k...

Selaput dara, bukti keperawanan wanita

Suatu hari saya pernah ditanya oleh seorang kawan perempuan, yang menanyakan tentang operasi selaput dara. Ceritanya kawan saya ini punya seorang kawan yang akrab. Dia cerita bahwa kawannya itu pernah punya masa lalu yang kelam dengan pergaulan bebasnya, hingga akhirnya melakukan operasi selaput dara. Lalu saya jawab sebisa yang saya bisa jawab ( mohon maaf jika tulisan ini kurang berkenan ditampilkan , ambil saja hikmahnya sebagai pembelajaran dari kita semuanya).