Muhasabah Diri (tulisan 2)
Aku pun tertunduk diam… Merenung... Mengingat... Memasuki ruang dimensi waktu yang telah lalu... Pertanyaan melintas dalam benakku tanpa menentu sampai suatu ketika aku bertanya: “Mengapa Rasullullah berdoa seperti itu, padahal kita tahu bahwa air yang panas akan lebih mempunyai atsar yang kuat untuk menghilangkannya?” “Oh…pertanyaan ini telah mengingatkanku pada Ibnu Qayyim Al Jauzi yang sedang bertanya kepada Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah tentang hal ini. Lalu beliau menjawab: ” Sesungguhnya maksiat dan dosa itu akan mendatangkan panas dan najis di dalam hati, sehingga hati akan menjadi lemah dan tidak berdaya menghadapi api syahwat, karena sesungguhnya maksiat dan dosa itu seperti kayu bakar yang akan memperbesar kobaran api, sebab itu semakin banyak maksiat dan dosa dikerjakan, semakin besar pula api berkobar… " Sedang air itu membersihkan kotoran dan menghentikan kobaran api... "Apabila air itu bertambah dingin, maka daya pendinginannya akan lebih kuat ...