Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tentang Keluarga

Terimakasih Padamu, Ibu

Gambar
Foto: (atas) Reny NF, Cepy | (bawah) Warih RWS, Ibu Ida Sa'adah, Ema YM Hari ini, kata: "Selamat Hari Ibu", akan jadi booming di semua socmed, tanpa terkecuali. Dan tidak bisa dipungkiri saat kita membicarakan sosok ibu, maka ia tidak akan terlepas dari pengorbanan, perjuangan, dan kasih sayang yang tidak akan ada habisnya. Karena apa, karena ibu mempunyai sejuta makna, kisah dan cerita. Namun bukan hanya hari ini milik mu, sepanjang hari adalah kisah dan cerita panjang tentangmu, ibu. Karena itu tak berlebihan jika kita kerap mengibaratkan ibu sebagai sosok malaikat tak bersayap. Hari Ibu yang jatuh tanggal 22 Desember ini merupakan hari spesial untuk mengutarakan rasa sayang, yang juga merupakan hari dimana kita membalas dan memperingati pengorbanan sosok ibu. Banyak diantara kita yang berucap “Setiap hari ibu aku suka mencium dan meluk ibu sembari mengucapkan selamat hari ibu. Yang terpenting disini adalah niat dan ketulusan saat mengutarakannya, bukan bag...

Ada Tidaknya Anak Dalam Kehidupan Berumah Tangga

Gambar
Bagaimana jika di dalam kehidupan berumah tangga, tidak mempunyai anak atau keturunan? Hal ini tentu saja akan menimbulkan keresahan yang sangat beralasan, karena kehadiran anak (bagi sebagian masyarakat) seperti merupakan suatu keharusan dan kebanggaan dalam keluarga. Terkadang pasangan suami istri (pasutri) merasa sia-sia bekerja keras jika tidak ada keturunan dalam rumah tangga. Berbagai upaya pun akan ditempuh untuk mendapatkan anak. Namun, Allah SWT berfirman di dalam Alqur’an surat As Syura ayat 49-50: “ Kepunyaan Allah lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki ”. (QS As-Syura (42): 49) “ Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia dikehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa ”. (QS As-Syura (42): 50) Bi...

Membangun Karakter Keluarga

Gambar
Bagi masyarakat Indonesia yang mempunyai adab ketimuran, keluarga sangat memiliki arti penting. Keluarga bagi kita bukan hanya sekedar ikatan pernikahan atau karena ikatan darah. Namun, bagi masyarakat Indonesia keluarga menjadi nilai, karena dari keluarga, tatanan masyarakat itu tercipta dan terbentuk. Dan norma-norma yang selama ini kita anut juga bersumber dari kearifan keluarga. Keluarga menjadi miniatur sebuah masyarakat. Padangan dan falsafah hidup, lahir dan tumbuh dari keluarga. Singkat kata, cerminan masyarakat kita dewasa ini adalah wajah lain dari keluarga yang ada pada saat ini. Lalu, ketika kita berpikir ingin memperbaiki tatanan masyarakat dan bangsa ini, maka keluarga tidak bisa dipandang sebelah mata dan dipinggirkan. Saat kita berpikir memperbaiki kualitas kehidupan sosial dan masyarakat, maka pada saat yang bersamaan kita juga harus berpikir untuk memperbaiki kehidupan dalam keluarga. Keluarga, di dalamnya adalah orang-orang yang dipersatukan dalam ikatan p...

Pendidikan Keluarga, Pendidikan Pertama untuk Anak

Gambar
Anak adalah amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Layaknya sebuah amanah, ia akan dimintai pertanggungjawabannya. Hal itulah yang dilakukan oleh seorang ibu, dan tentunya oleh orang tua dimanapun juga. Peranan orang tua sangat besar untuk menjadikan anak-anaknya tumbuh sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Terutama pendidikan pertama di dalam keluarga. Pendidikan keluarga memiliki peranan yang sangat besar dalam menumbuhkembangkan anak-anak. Pendidikan dari keluarga (orang tua) inilah yang dapat memberikan pondasi yang kuat untuk membentengi anak-anaknya agar tidak salah dalam pergaulan di masa yang akan datang. Baik buruknya tingkah pola dan perilaku seorang anak, ada peran dari orang tua, lingkungan, pendidikan, ataupun segala hal yang ditangkap dari indera seorang anak. Untuk itu, sangat beruntung bagi mereka, para orang tua yang bisa terus mendampingi anak-anaknya dalam masa tumbuh kembangnya. Pendidikan dalam keluarga merupakan pendidikan yan...

Usia Baru

Gambar
Hari ini, Senin 23 Desember 2013, usiaku berkurang satu (23 Desember 1970 - 23 Desember 2013) dari yang di jadwalkan sang Pencipta kepada diriku. Ada banyak episode kehidupan yang telah kujalani dan telah banyak ruang-ruang hati ini terisi dengan kehidupan yang berkah. Berkah, karena mempunyai istri yang baik dan mau mendampingi diriku selama ini. Berkah, karena mempunyai anak-anak yang shaleh dan shalihah (doain yah..semoga demikian) Tetes air mata pun jatuh meleleh melewati pipiku dengan deras, pertanda kuucap syukur kepada Ilahi Rabbi yang telah memberikan kesempatan menikmati dunianya yang fana ini. Berkah, karena mempunyai teman-teman di dunia maya, yang selalu mendukung dan men-support saya dalam bersilaturrahim di dalamnya. Hanya satu pintaku kepada Illahi Rabbi, agar diriku, hidupku dan keluargaku diberikan keberkahan dan keridhoan. Amien Yaa Rabbal Alamin. Terima kasih untuk istri dan anak-anakku: Tarwiyah Faris Kasyfi Aziz Muhammad Ammar Azmi Alifah Hurun A...

Keluargaku adalah Beranda Surga Bagiku

Gambar
Rasa kasih dan sayang sangat lekat dalam diri kita. Rasa inilah yang mewarnai kehidupan berumahtangga bersama istri, suami, anak, dan orang-orang yang kita cintai dalam keluarga. Rasa yang menjelma dalam warna-warna indah itu terhimpun menjadi keinginan yang membuncah. Keinginan untuk membangun surga dalam keluarga sehingga kebahagiaan mengisi setiap jenak perjalanan hidup kita. Setiap keluarga mendambakan sebuah ketenangan. Di dalamnya, penuh jalinan cinta dan kasih sayang dalam membangun mahligai kebahagiaan. Dan kebahagiaan yang hakiki adalah ketika kita dapat meraih surga di akhirat nanti. Hal itu menuntut kita untuk mampu menjadikan seluruh lingkungan, termasuk rumah keluarga menjadi taman-taman atau beranda surga duniawi yang mampu menghantarkan semua keluarga kita menuju taman-taman surga ukhrawi. Baiti Jannati, rumahku laksana surga bagiku. Begitulah ungkapan yang terlontar dari lisan Rasulullah SAW. Keberhasilan Rasulullah SAW patut menjadi tauladan bagi setiap umatnya...

Perempuan Berperan Membangun Kemandirian Keluarga

Orang tua bagi anak, tentunya harus banyak melindungi sekaligus mengayomi, membimbing sekaligus mendidik bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, tidak salah disebutkan bila orang tua, terutama ibu, merupakan pendidik pertama dan utama anak-anak dalam keluarga. Wajar jika seorang perempuan (ibu) dalam setiap keluarga memiliki peran strategis. Pasalnya, selain harus mampu menjaga keseimbangan dalam berbagai interaksi hubungan komunikasi dalam keluarga, seorang perempuan juga harus dapat mengatur kehidupan keluarga agar mendapatkan kesejahteraan lahir dan batin bagi keluarganya. Perempuan adalah rumah dari segala harapan. Kedudukan, peranan, nilai, serta citra seorang perempuan dapat memberikan sesuatu yang utama dalam kemandirian keluarga. Seorang perempuan juga sebagai pendidik pemula, dan pandu kehidupan dunia dalam sejarah hidup dan kehidupan manusia. Perjuangan, pengorbanan dan pengabdian seorang perempuan sangat tulus dan tanpa pamrih. Terkadang kemandirian seorang perempuan, san...

Membangun Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

Gambar
Setiap pasangan suami istri pasti menginginkan rumah tangganya bahagia, karena membina rumah tangga pada prinsipnya adalah mencari kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat nanti. Dan keluarga sakinah merupakan idaman bagi setiap keluarga muslim. Keberhasilan atau kegagalan dalam karir seseorang banyak dipengaruhi oleh kehidupan keluarganya. Di samping itu membangun keluarga yang sakinah merupakan cikal bakal lahirnya anak-anak yang berkualitas, mandiri, memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kokoh yang pada gilirannya akan terwujud masyarakat dan bangsa yang maju dan mandiri. Untuk dapat mewujudkan keluarga sakinah, tidak semudah membalikan telapak tangan. Dalam dinamika kehidupan berkeluarga, perjalanan pasangan suami istri tidak terlepas dari rintangan, bahkan terkadang krikil-krikil kecil sering menyertai kehidupan berkeluarga. Dan untuk mewujudkan keluarga sakinah perlu adanya upaya dan tekad yang kuat dari masing-masing pasangan, saling menerima kekurangan dan ke...

Peran Suami dalam Membina Keluarga Sakinah

Gambar
Islam telah menetapkan dan menggariskan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin. Namun ternyata, tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya. Terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu, bahkan tidak mau peduli sama sekali. Ia melimpahkan perannya kepada sang istri. Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga, terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. Oleh karena itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah, sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga. Peranan suami, yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung j...

Alasan Seseorang dalam Menikah

Gambar
Berbagai macam alasan mengapa seseorang itu menikah, dari yang bersifat lahiriah atau fisik hingga yang bersifat alasan agama. Hal tersebut memang dibolehkan dalam agama seperti dalam hadits Rasulullah SAW, “ Seorang wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang mempunyai agama, niscaya kamu beruntung ”. (HR Bukhari dan Muslim) Dalam hadits lainnya, Rasulullah SAW bersabda, “ Dunia adalah kesenangan sementara, dan sebaik-baiknya kesenangan dunia adalah wanita (istri) yang sholehah ”. (HR Muslim, An Nasa’i). Dalam hadits tersebut Rasulullah SAW menyerahkan pilihan kepada setiap orang, tetapi Nabi menggaris bawahi untuk menentukan pilihannya yang taat beragama, baik calon mempelai pria atau wanita. Dari apa yang disampaikan Nabi SAW sangat luas sekali pengertiannya, dan dalam maksudnya. Disinilah kunci awal kesuksesan seseorang dalam berumah tangga atau berkeluarga . Apa yang mendasari seseorang untuk me...

Tujuh Belas Tahun Pernikahan Kami

Gambar
Hari ini, tanggal 14 April punya makna istimewa bagi saya dan istri. Tujuh belas (17) tahun lalu, tepatnya 14 April 1996 saya menikah dengan seorang akhwat bidadari asal Gombong, Kebumen, Jawa Tengah bernama Tarwiyah (Awi). Kebetulan saya dan istri sama-sama kuliah di Budi Luhur (sekarang Universitas Budi Luhur) di daerah Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Saya ambil jurusan Manajemen Informatika (S-1), istriku juga Manajemen Informatika (D-3). Walaupun satu kampus, nama kami tidak saling mengenal satu sama lain dengan dekat. Teman pengajian saya yang memperkenalkan lewat foto dan biodata, lalu proses berjalan demikian cepat kurang lebih dua puluh satu hari. Tepatnya hari Minggu 24 Maret 1996, saya ta’aruf langsung dengan keluarga besar istri di daerah Radio Dalam, dan khitbah atau melamar hari Kamis malam, 28 Maret 1996 dan langsung menentukan tanggal 14 April 1996 adalah hari pernikahan kami berdua. Pernikahan kami cukup sederhana, pakaian kami juga sederhana. ...

Belajar Sabar dari Istri Fir’aun

Gambar
“ Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, istri Fir’aun, ketika dia berkata, “Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim ”. (QS At Tahrim: 11) Ayat tersebut adalah bercerita tentang seorang istri yang sabar menghadapi perilaku buruk suaminya, dan sekaligus membantu mempertahankan keutuhan rumah tangga. Dalam kasus tersebut, istri Fira’aun, Asiyah binti Muzahim , sangat sabar menerima kekejaman Fir’aun terhadap dirinya. “ Wanita paling utama di surga adalah Khadijah binti Kuwalid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran dan Asiyah binti Muzahim istri Fir’aun .” (HR Ahmad dan Thabrani). Dirinya tetap tabah dan sabar menghadapi kekejaman suaminya dan hanya pasrah pada Allah SWT. Seorang istri penyabar seperti istri Fir’aun yang Allah SWT gambarkan pada ayat tersebut tentu memberikan jasa sangat besar dalam memelihara keutuhan rumah tangga,...

Pernikahan adalah Ibadah

Gambar
Pernikahan adalah ibadah. Pernikahan tidak hanya sebuah upacara untuk mengumumkan kepada publik mengenai status pasangan pengantin baru. Peristiwa pernikahan sebagai wujud pelaksanaan ketaatan kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. AlQuran mengajarkan kepada kita semua bahwa melalui pernikahan seharusnya terwujud suasana kasih sayang, sebuah kebahagiaan, sebuah oase surgawi di dunia. Keluarga adalah sebuah wahana untuk mewujudkan kebahagiaan bukan yang lain atau sebaliknya. Berkeluarga adalah sebuah komitmen untuk mewujudkan kebahagiaan. Sungguh tidak mudah mendefinisikan kebahagiaan namun jelas bahwa ia berlawanan dengan kekecewaan, kesedihan, kegelisahan, kelesuan, kegaluan dan sejenisnya. Dalam kehidupan berkeluarga, salah satu benteng terkuat untuk menjaga kebahagiaan dari rongrongan itu adalah kemaafan. Bukalah pintu kemaafan selebar-lebarnya dan selama-lamanya dari pasangan, karena ia akan mencegah masuknya kemarahan, awal dari intervensi Iblis dalam menghancurkan ...

Bangga bersama pasangan kita

Gambar
Hidup bersama pasangan (suami istri) bukanlah hanya hari ini atau besok saja. Tetapi, bagaimana kita bisa hidup sampai maut dan jiwa memisahkan keduanya. Jika kita merasa pasangan ( suami istri ) kita adalah orang yang tidak kita banggakan, pasti akan ada di suatu titik tertentu yang akan membuat kita sangat membutuhkannya. Nah, disaat itulah kita akan menyadari bahwa kita telah melukai dan menyia-nyiakan pasangan kita. Istri kita adalah bagian terdalam kita, begitu pula sebaliknya, suami adalah bagian terdalamnya sang istri. Kita harus merasa ‘bangga’ terlihat bersama pasangan (suami istri). Hal itu akan membahagiakan dia (pasangan suami istri). Pasangan yang bahagia, akan merasa senang bisa terus bersama-sama. Biasanya, hal itu ditunjukkan dengan sentuhan tanda sayang di antara mereka. Contohnya dengan bergandengan tangan, rangkulan, pelukan, pegang pinggang bahkan elusan sayang, dan lainnya. Disini, kita bukannya ingin pamer apalagi riya kepada khalayak ramai, tapi hanya i...

Aku Cinta Keluargaku

Gambar
Tidak ada rumah yang sebaik rumah “KELUARGA”. Inilah tempat dimana saya lahir, besar, dididik, kerja keras dan pantang menyerah, selalu diajarkan. Banyak hal menarik yang diajarkan disini. Kebersamaan, canda tawa dan keikhlasan yang sangat terasa disini. Kebersamaan yang aku tak pernah lupakan adalah dimana setiap hari besar Islam kami berkumpul, bercanda ria dan penuh kebersamaan. Hidup saya dan saudara-saudara memang tidak bisa lepas dari masa lalu yang membentuk pribadi kami semua, anak-anaknya. Ibu, Bapak (alm), kakak, dan adik-adik yang lain, juga para teman dan sahabat menjadi sangat berharga di kehidupanku. Begitu menarik dan sangat luar biasa yang telah Ibu dan Bapak (alm) ku lakukan saat kecil hingga sekarang. Menuntut ilmu dasar, menengah pertama dan atas hingga di bangku kuliah, untuk kehidupanku dimasa yang datang. Restu dan doa, rumah “KELUARGA” semoga selalu dan akan terus menyertaiku. Aku rindu pada kalian semua. Semoga selalu menjadi keluarga Sakinah, Mawaddah...

Perlakuan Rasulullah SAW Terhadap Istri

Tidak jarang para istri Rasulullah SAW ada rasa cemburu sebagaimana layaknya para wanita. Namun ketika kecemburuan ini mulai menampakkan ketidakwajaran dihadapan beliau, maka beliau segera meluruskannya dengan pendidikan (tarbiyah) yang baik. Seringkali istr-istri Rasul SAW mempergunakan kebebasannya dalam berbicara. Sedang beliau mendengarkan, menjawab, dan menyampaikan pendidikan. Beliau selalu membujuk dan melipur hati mereka hingga menjadi jernih tanpa suatu beban apapun. Dalam sebuah peristiwa, Aisyah pernah bercerita, bahwa pada suatu hari Rasululluh SAW masuk kerumahnya. Aisyah segera bertanya, ”Di mana seharian tadi?” ”Wahai Humaira, aku tadi di rumah Ummu Salamah,” jawab beliau.”Apakah engkau belum kenyang di rumah Ummu Salamah?” tanyaku lagi. Rasul SAW hanya tersenyum saja. Aku berkata lagi, ”Wahai Rasulullah, tidakkah engkau mau memberitahuku tentang dirimu? Andaikan engkau turun di dua lembah, yang satu belum pernah digunakan untuk menggembala, manakah yang henda...

Momok Rumah Tangga Bernama Selingkuh

Terkadang, seorang suami suka berujar dengan sangat entengnya ( walaupun tidak semuanya loch ), “ Cinta itu datang, ya harus ditumbuhkan. Cinta itu jangan dibunuh ”. Apakah cinta yang muncul di hati seorang pria yang telah beristri (berumah tangga) dengan wanita lain atau sebaliknya cinta yang muncul di hati seorang wanita yang telah bersuami dengan pria lain harus ditumbuhkan? Pertanyaannya, mengapa harus dihadirkan dan ditumbuhkan? Mestinya, cinta yang seperti itu harusnya dihindari bahkan ‘dimusnahkan’ dengan segala cara, karena kehadirannya hanyalah sebagai “Setan Penggoda” bagi rumah tangganya. Orang-orang mengatakan itulah yang namanya syetan bernama S-e-l-i-n-g-k-u-h . Perselingkuhan memang terasa sangat menyakitkan bagi pasangan masing-masing. Namun bila hal itu terlanjur terjadi, dan pasangan telah menyesalinya. Maka, bukalah pintu maaf dengan persyaratan atau janji, jika terulangi lagi maka ada konsekuensi yang harus ditanggungnya. “Ego” setiap pasangan suami istri, har...

Bagaimana Pribadi Seorang Muslimah

Dalam menjalankan perannya masing-masing, Seorang muslimah harus berorientasi pada ibadah. Dengan ibadah, maka ia akan membekalinya dengan iman (keikhlasan) dan ilmu. Kedua bekal tersebut, iman dan ilmu, peran yang dilakukan akan punya nilai pahala dan berkualitas. “ Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha perkasa, Maha pengampun ”. (QS Al Mulk: 2) Dengan sisi kelebihan-kelebihan yang dianugerahkan oleh Allah SWT, maka seorang muslimah tidak menjadikan dirinya sombong, karena kesombongan hanya akan membawa kepada kegelisahan dan kotornya hati. Rasulullah SAW bersabda: “ Orang-orang sombong akan dikumpulkan pada hari kiamat dalam bentuk debu yang diinjak-injak oleh manusia ”. (HR At Tirmidzi) Ibnu Qoyyim pernah berkata, “Hindari menggunakan tiga kata, dimana ketiga kata itu menunjukkan kesombongan, yaitu: Ana (aku), Li (Kepunyaanku) dan Indi (Milikku, Padaku)" Kata Ana (Aku) dipergunakan oleh (iblis...

Kunci Rumah Tangga Harmonis dengan Komunikasi Efektif

Gambar
Salah satu hal penting dalam membina hubungan rumah tangga agar tetap berjalan dengan harmonis adalah dengan komunikasi yang efektif antara suami dan istri. Komunikasi menjadi poin penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Dengan lancarnya komunikasi maka segala interaksi yang lain juga pasti akan berjalan baik. Demikian dikatakan Triwisaksana atau yang akrab dipanggil Bang Sani, dihadapan keluarga besar pengajian yang saya juga ikut di dalamnya, pada acara rihlah ( rekreasi dan relaksasi ) akhir Januari tahun 2012 di Sunset View Hotel, Jl Raya Pantai Carita KM 11 Pantai Carita Pandeglang Banten. Jika kita telusuri lebih dalam lagi, kata Bang Sani, maka komunikasi merupakan salah satu nikmat besar yang dianugerahkan kepada kita. Karena dengan adanya komunikasi, kita lebih mudah dikenali dan dipahami. Banyaknya kasus dalam rumah tangga, entah itu perceraian, perselingkuhan, ataupun Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), bermula dari komunikasi yang kurang baik dan efekti...

Sikapi Masalah Rumah Tangga dengan Bijak

Gambar
Setiap pasangan yang berumahtangga pasti akan merindukan hadirnya keluarga Sakinah, Mawadah, dan Warahmah (SAMARA). Suasana rumah tangga yang aman, tenang, dan tentram. Akan tetapi, kondisi ini tidak berarti keluarga tidak pernah mengalami masalah. Pada kenyataannya, masalah yang dialami pasangan keluarga akan selalu datang seiring dengan berjalannya waktu, baik yang disebabkan faktor internal ataupun faktor ekternal. Jangankan kita sebagai manusia biasa. Keluarga nabi Muhammad-pun, juga pernah ditimpa masalah keluarga. Misalnya tuduhan perselingkuhan istri nabi, Aisyah dengan salah saorang sahabat, hingga kasusnya berlarut-larut selama 40 hari dan diabadikan dalam AlQuran Surat An-Nur ayat 11-17 . Jadi, perlu disadari bahwa kehidupan dalam rumah tangga tidak akan luput dari masalah atau konflik. Hal ini adalah sebagai ujian yang harus disikapi bersama antara suami dan istri. Lalu, bagaimana agar kita bisa meyikapi masalah keluarga dengan bijak dan tetap mempertahankan suasan...