Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 19, 2015

Agenda Halaqah Kita, Rabbaniyatul Mabda’

Gambar
Amal dakwah yang menjadi fokus dalam halaqah tarbawiyah Rasulullah SAW kepada para sahabatnya adalah mensucikan diri, wayuzakkihim . Berfokus untuk membentuk pribadi yang selalu mensucikan dirinya dari segala bentuk kekotoran yang bersumber dari syahwat kemanusiaannya. Upaya ini dilakukan dalam tarbiyah Rasulullah SAW untuk meluruskan sikap dan jiwa manusia sehingga tidak terkotori oleh berbagai tendensi yang merusak amal kebaikan yang telah disemainya. Apakah karena ingin mendapatkan balasan jasa, apakah karena ingin meraih pujian dan penghormatan dari orang lain. Apakah juga karena ingin dianggap telah berinvestasi pada dakwah ini. Apakah karena ingin mendapatkan apresiasi atas amalnya. Hal inilah yang menjadi muatan dalam setiap agenda halaqah tarbiyah Rasulullah SAW. Baik melalui pendekatan amal ta’abudi maupun amal ijtima’i . Sehingga dari sanalah kita melihat betapa luar biasanya para pendahulu pengemban ajaran Islam ini terbentuk sebagai generasi awal dakwah ini. Ge...

Berempati

Kita memiliki perspektif sendiri, informasi yang berharga dan itu hal yang baik. Namun, kita tidak tahu itu semua, dan itu ide yang baik untuk menghindari asumsi bahwa kita melakukan. Orang lain mungkin sering frustrasi dan mengganggu kita, dan bisa jadi kita mungkin bertanya-tanya bagaimana mereka bisa begitu bodoh, tidak dewasa, salah informasi atau apa pun. Tapi terkadang kita hanya melihat bagian yang sangat kecil dari perspektif mereka, dan tidak mungkin tahu segala sesuatu yang masuk ke dalam keputusan mereka. Jadi, terlalu cepat menghakimi apapun itu kurang baik. Carilah kesempatan untuk menggantikan penghakiman dengan rasa empati. Dengan segala cara, hidup dan bertindak dengan keunggulan, serta mengharapkan keunggulan dari orang lain. Ketika orang lain gagal memenuhi harapan kita, lebih baik temukan cara untuk menawarkan bantuan daripada menyebabkan sakit hati. Berusahalah untuk memahami dan mendorong pemahaman yang baik pada orang lain. Lepaskan kebutuhan untuk sela...