Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 10, 2013

Setan Penggoda Shalat Bernama Khanzab

Mungkin kita sering, saat sedang melaksanakan salat tapi ternyata godaannya sangat banyak menghampiri kita. Dari yang diri kita nggak konsen, atau saat salat justru pikiran kita melayang kemana-mana. Bener nggak nih sobat semua? Nah, ternyata selama ini ada tuh pengganggu kekhusyuan kita dalam salat. Siapa dia? Salat adalah ibadah paling menentukan posisi seorang hamba di akhirat kelak. Jika salatnya baik, maka baiklah nilai amal yang lain, begitu pula sebaliknya. Wajar jika iblis selalu menugaskan tentara khususnya untuk menggarap proyek maha besar ini.

Dunia sunyi tanpa wanita

Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa wanita. Tanpa seorang wanita, hati, pikiran, dan perasaan lelaki pun akan resah. Masih mencari, walaupun sudah ada segala-galanya. Apalagi yang tidak ada di syurga, namun Nabi Adam as, tetap merindukan Siti Hawa. Kepada wanitalah lelaki memanggil ibu, istri ataupun puteri. Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki, tetapi kalau lelaki sendiri yang tidak lurus ( baca; bengkok ), tidak mungkin mampu hendak meluruskan mereka. Tak logis memang, kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus. Luruskanlah wanita dengan cara petunjuk Allah SWT, karena mereka diciptakan begitu rupa oleh Allah dan didiklah mereka dengan panduan dari-Nya. Jangan coba menjinakkan mereka dengan harta, nanti mereka semakin liar. Jangan hibur mereka dengan kecantikan, nanti mereka semakin menderita. Yang sementara itu tidak akan menyelesaikan masalah, maka kenalkanlah mereka kepada Allah, Dzat yang kekal. Disitulah ...

Kasih sayang Allah sepanjang masa

“ Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah) ”. (QS Ibrahim: 34) Pernahkah kita merenungi dan menyadari akan adanya kasih sayang yang diberikan Allah SWT kepada kita? Jika kita mampu membaca dan merenungi apa yang ada di alam dunia ini, maka kita akan dapati bahwa kasih sayang Allah SWT begitu besar kepada makhluk-Nya

Suasana Hati

Sahabat, percaya nggak percaya sih. Tapi, ternyata biang kesusahan itu tidak hanya terletak pada masalah yang sedang kita hadapi. Melainkan, terletak pada sikap kita ketika menghadapi masalah tersebut. Orang yang emosional (penuh emosi) tidak akan dapat menyelesaikan masalah dengan sebaik-baiknya. Namun malah sebaliknya, yakni mempersulit diri sendiri.

Aspek pribadi dalam memakmurkan Masjid

Gambar
Seorang buta datang kepada Nabi SAW dan berkata, “ Ya Rasulullah tiada seorang penuntun bagiku untuk menuntun ke masjid, maka izinkan aku shalat di rumah. Maka diizinkan oleh Rasulullah SAW. Kemudian ketika orang itu telah bangun berjalan pulang dipanggil kembali oleh Nabi dan ditanya, apakah kau mendengar suara adzan untuk shalat? Jawabnya, ya, kalau demikian kau harus datang menyambutnya ”. (HR Muslim). Masjid Rasulullah itu adalah masjid yang paling minim dengan fasilitas tapi masjid yang paling penuh dengan hidayah Allah SWT. Dindingnya dari batu bata yang disusun dengan lumpur tanah, atapnya dari daun korma, tiangnya dari batang pohon, lantainya dibuat menghampar dari pasir dan kerikil-kerikil kecil, pintunya ada tiga.

Tampilkan Keindahan Diri

Sahabat, bagaimanapun cantik atau gantengnya seseorang, jika dia termasuk orang yang judes alias cerewet, ketus, pemarah, atau bahkan sombong pastilah segala keindahan fisiknya akan hilang begitu saja dari pandangan orang. Bahkan, bisa jadi yang terlihat adalah kebalikannya. Wajah yang kurang enak dilihat dan dipandang, sikap yang menyebalkan, dan tentu saja orang enggan berakrab-akrab dan berdekat-dekat dengannya.

Milad Anakku: Doa Orang Tua untuk Sebuah Nama

Gambar
Nama adalah doa pertama yang diberikan oleh orang tua setiap anak yang dipanjatkan seumur hidup. Begitu kata guru ngaji saya saat belajar di Madrasah Tsanawiyah Nurul Falah ( setingkat SMP ) di daerah Tanjung Priok, Ustad Dimyati. “Setiap kali orang tua memanggil anaknya dengan namanya, mereka sedang mendoakannya”. Begitu dia memberikan wejangan yang hingga kini masih terus teringat, hingga saya melangsungkan pernikahan pada hari Minggu, 14 April 2013 dan lahir anak pertama.