Postingan

Menampilkan postingan dari November 14, 2015

Melihat ke Depan

Kesalahan masa lalu kita cukup mampu menimbulkan hukuman untuk diri sendiri. Tidak perlu bagi kita untuk membantu mereka. Hal itu wajar untuk merasa bersalah dan penyesalan untuk hal-hal di masa lalu yang salah. Setelah kita belajar dari kesalahan, maka rasa bersalah kita tidak ada gunanya. Jika kita dapat mengubur diri dalam rasa bersalah dan malu untuk sisa hidup kita, maka kita tidak akan membatalkan apa yang telah dilakukan. Belajar dari masa lalu dan kemudian lanjutkan serta lihatlah ke depan. Hindari untuk membuat kesalahan yang sama lagi. Daripada menghukum diri sendiri dengan rasa bersalah, lebih baik gunakan energi itu untuk mengambil langkah-langkah positif. Jangan merasa bersalah atau menyesal untuk diri sendiri, karena ia hanya akan membuat kita menyesal. Ambil napas dari udara segar. Masa lalu adalah di belakang kita. Janganlah kita melihat kebelakang untuk melihat diri kita disana Fokuslah pada apa yang dapat kita lakukan, bukan pada apa yang kita bisa miliki ata...

Tahu Kenapa

Kita tahu apa yang harus dilakukan, namun kita memiliki kesulitan membawa diri kita untuk mengambil tindakan. Hari demi hari berlalu, dan semua sementara merasa kita bisa membuat kemajuan, tapi kita hanya tidak bisa mengambil inisiatif. Apakah ini terdengar akrab? kita pikir bahwa kita tahu apa yang harus dilakukan. Pertanyaannya, bagaimanapun, mengapa? Mengapa hal itu penting? Lebih tepatnya, mengapa hal itu penting bagi kita? Apakah kita benar-benar tahu hal itu? Tentu kita tahu, karena kita memiliki daftar alas an panjang yang menyenangkan dan masuk akal. Tapi apakah kita benar-benar tahu mengapa? Setiap saat, ada sesuatu yang kita merasa harus lakukan, sesuatu yang begitu sangat menarik bahwa kita memang melakukannya. Setiap tindakan yang kita lakukan, dari bangun tidur untuk menyikat gig, membaca Koran, naik sepeda, mendaki gunung dan lainnya, dilakukan karena kita benar-benar harus kita lakukan pada saat itu. Jika tidak, maka kita tidak akan melakukannya. Jadi, ketika kita...

Lebih dari Berpikir

Jangan biarkan pikiran kita menghentikan langkah dari melakukan kebaikan. Kita bisa memikirkan jalan keluar untuk melakukan yang terbaik. Dan kita dapat merasionalisasi tentang segala jenis perilaku irasional. Tapi hal itu bukan cara untuk membiarkan pikiran kita melayani kita. Pikiran kita membawa banyak hal-hal besar, namun ada kalanya pemikiran mengaburkan daripada menerangi. Ada hal-hal berharga yang kita tidak dapat pahami, yang tetap dapat kita alami. Cobalah untuk sepenuhnya merasionalisasi cinta, kecantikan atau iman kita dan kita akan mengurangi pengalaman, menipiskan nilai masing-masing. Kita selalu mendambakan kekuatan berpikir untuk melakukan strategi terbaik untuk kemaslahatan semua dengan hal yang kuat. Berpikir adalah salah satu alat yang paling indah dan kuat yang kita miliki. Tapi itu bukan satu-satunya hal. Tentu saja kita ingin mempertanyakan dan menjadi penasaran. Tentu saja kita ingin mendefinisikan, menganalisis dan memahami dunia dimana kita tinggal. Nam...