Postingan

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan Pada 13 April 2021

Gambar
Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada 13 April 2021 dan Hari Raya Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah jatuh pada 13 Mei 2021. Keputusan itu berdasarkan hasil perhitungan hisab hakiki wujudul hilal yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Keputusan tersebut tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2021 yang ditanda tangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. "1 Ramadhan 1442 H jatuh pada hari Selasa Wage, 13 April 2021 M. 1 Syawal 1442H jatuh pada hari Kamis Wage, 13 Mei 2021 M," bunyi salah satu poin Maklumat tersebut. Sehari sebelum 1 Ramadhan 1442 H atau pada 12 April 2021, tinggi bulan pada saat terbenam matahari berada di posisi 3 derajat 44' dan 38. Pada hari itu ditetapkan sebagai ijtimak atau saat bulan dan bumi berada di posisi bujur langit yang sama. Ijtimak sendiri merupakan istilah pedoman dalam penetapan awal bulan dalam kalender hijriah. "Tan...

Malahayati, Muslimah Pertama Sebagai Laksamana Armada Perang Laut di Dunia

Gambar
Oleh: Hamzah Afifi   Malahayati adalah panglima perang dari Aceh. Dia memimpin pasukan perempuan yang merupakan para janda prajurit Kerajaan Aceh yang gugur dalam perang di Selat Malaka. Perempuan itu berteriak lantang dari atas kapal. Suaranya beradu nyaring dengan gelegar meriam. Tegas. Memberi komando kepada pasukan perempuan di palagan perang. Itulah secuplik kisah tentang Malahayati dengan nama asli Keumala Hayati. Panglima perang Kerajaan Aceh. Dia adalah ‘muslimah pertama’ di nusantara dan bahkan dunia yang menjadi laksamana di zaman pelayaran modern. Saat sebagian besar rakyat negeri ini belum memikirkan emansipasi, dia sudah mendobrak batas-batas gender yang baru dibincangkan kemudian. Enam abad silam, perempuan yang juga disebut dengan nama Malahayati ini memimpin seribu lebih perempuan. Mereka para janda prajurit Kerajaan Aceh yang gugur dalam pertempuran melawan Portugis di Teluk Haru alias Selat Malaka. Di dalam tubuh Malahayati memang mengalir darah kesatria. Bapaknya...

Wahai Wanita, Sayangi Generasi Rabbani

Oleh: Olivia Zahra *) Siang hari, saat sedang menanti dimulainya latihan teater. Saya duduk berteduh di sebuah bangku, di bawah pohon rindang. Dalam hitungan puluhan hari, Ramadhan 1442 Hijriyah akan datang. Sembari termenung, saya mengamati pohon yang menaungi saya dari terik matahari ini. Hmmm..pohonnya rindang sekali. Daunnya hijau segar. Rasanya mata ini fresh memandangnya. Pertanyaan menggelitik mampir di benakku, mengapa daun berwarna hijau ya? Mengapa tidak hitam, orange, merah, kuning atau biru? Bahkan mungkin pink yang lebih imut? Kenapa hijau yang dipilih untuk warna daun? Mengapa?   Allah SWT memang Maha Adil. Warna hijau memiliki senyawa yang dapat menyerap dan memantulkan sinar matahari secara transparan. Sehingga sinar matahari dapat tembus ke bagian bawah. Hewan dan tumbuhan yang lebih kecil seperti semut dan lumut dapat merasakan hangatnya sinar matahari. Dan ternyata, warna hijau juga sangat baik untuk mata. Bayangkan, bagaimana jadinya jika seluruh dedaunan di mu...

Mengenal Kyai Haji Noer Ali, Singa Karawang-Bekasi

Gambar
Oleh: Hamzah Afifi Kyai Haji Noer Ali lahir pada tahun 1914 di Kampung Ujung Malang (sekarang menjadi Ujung Harapan), Kewedanaan Bekasi, Kabupaten Meester Cornelis, Keresidenan Batavia. Ayahnya bernama Haji Anwar bin Layu, seorang petani dan ibunya bernama Hajah Maimunah binti Tarbin. Kemauannya yang keras, Noer Ali pergi ke Mekah dengan meminjam uang dari majikan ayahnya yang harus dibayar mencicil. Ketika di Mekkah, ia dihina oleh pelajar asing yang mencibir: “Mengapa Belanda yang negaranya kecil bisa menjajah Indonesia. Harusnya Belanda bisa diusir dengan gampang kalau ada kemauan!” Noer Ali pun merasa “marah” dan kemudian menghimpun para pelajar dari Indonesia untuk memikirkan nasib bangsa. Noer Ali pun diangkat teman-temannya menjadi Ketua Perhimpunan Pelajar Betawi di Mekah (1937). Rapat-rapat yang diselenggarakan membuat Pemerintah Arab Saudi curiga sehingga Noer Ali dan kawan-kawan sempat ditahan. Tahun 1940 Noer Ali kembali ke Bekasi dan mendirikan pesantren di Ujungmalang. Ke...

Pasang Surut

Kita tidak akan pernah benar-benar merasa baik, jika merasa baik adalah satu-satunya hal yang kita cari. Sebuah kehidupan dengan hanya naik dan tidak ada surut, tidaklah mungkin, pastinya hal itu tidak diinginkan. Kita tidak akan mencapai sesuatu yang berharga, kecuali kita bersedia untuk bekerja dengan cara kita melalui beberapa tantangan yang sulit dan menuntut. Nilai dibangun melalui usaha, dan tidak ada jalan di sekitar itu. Untuk menjadi terampil, maka kita harus berlatih dan belajar, kita harus belajar keras. Selalu ada teknik baru yang dapat membuat kita lebih efektif, namun tidak ada jalan pintas ketika datang ke prestasi yang benar. Sakit, kecewa, frustrasi dan terluka parah. Karena mereka merasa begitu buruk, dan kita memiliki kesempatan untuk merasa baik dengan bekerja di luar jangkauan mereka. Hidup ini tentu sulit, dan itulah yang memungkinkan kehidupan untuk menjadi begitu baik. Untuk itu, dalam menghadapi kesulitan-kesulitan yang ada, maka kekuatan kebaikan haru...

Beri Diri Kita Tantangan

Apakah kita lelah dan putus asa? Apakah kita perlu sesuatu yang akan memberikan energi hidup kita dan membuat kita pergi? Coba ambil sebuah tantangan yang sulit dan bermakna. Apakah ada sesuatu yang selalu mengatakan kepada diri sendiri kita akan melakukan suatu hari nanti, sesuatu yang akan memaksa kita untuk keluar dari zona kenyamanan kita. Nah, apa yang kita tunggu? Pergi ke depan dan buat komitmen untuk mengejar mimpi itu. Beri diri ini sebuah tantangan yang sulit - sesuatu yang kita benar-benar ingin mencapai dan sesuatu yang akan memaksa kita untuk tumbuh dalam proses. Setelah kita menyelam ke dalam tantangan itu, maka akan ada energi di setiap bidang kehidupan kita. Mengapa orang bersusah payah mendaki gunung? Mengapa miliarder yang memiliki cukup banyak uang untuk 1.000 tahun, bekerja untuk menciptakan lebih banyak bisnis? Jawabannya, karena mereka memahami nilai tantangan dari yang dihadapinya. Beri diri kita tantangan besar, kuat dan lihat pergerakan hidup kita de...

Merasa Baik dengan Melakukan Hal Baik

Rasanya baik untuk melakukan hal yang baik, bahkan untuk menjadi baik. Rasanya baik untuk membantu, membuat perbedaan, dan bersinar sedikit cahaya positif ke dunia. Dengan hanya menawarkan senyum yang tulus, kata yang ramah, maka kita dapat membuat hari orang lain bahagia. Dan ini akan membuat hari kita juga penuh bahagia. Kita memiliki kekuatan untuk mencerahkan dunia. Gunakan kekuatan itu, dan hidup dalam dunia yang lebih cerah. Pertimbangan jujur akan memberitahu kita itu benar-benar tidak merasa begitu baik untuk mendorong orang keluar dari cara kita. Kepuasan yang abadi berasal dari menyalahgunakan atau meminimalkan hal lain. Ada sesuatu yang terasa jauh lebih baik daripada menang dengan mengorbankan orang lain. Ini memenangkan dengan cara yang menguntungkan semua. Buatlah orang menjadi positif, perasaan positif, pengalaman positif di mana kita pergi. Merasa baik dengan benar-benar berbuat baik, dan membuat hidup lebih baik bagi semua orang. :: Cecep Y Pramana | Twitt...